Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Citra Raya Tangerang
  4. ›
  5. Penyebab Penyakit Jantung Koroner dan Faktor Risikonya
  • Home
  • Citra Raya Tangerang
  • Penyebab Penyakit Jantung Koroner dan Faktor Risikonya
Asifah
Selasa, 21 Oktober 2025 / Published in Citra Raya Tangerang

Penyebab Penyakit Jantung Koroner dan Faktor Risikonya

Penyebab utama penyakit jantung koroner adalah aterosklerosis, yaitu penumpukan plak lemak dan kolesterol di dinding arteri koroner. Faktor risiko meliputi hipertensi, kolesterol, LDL tinggi, diabetes, merokok, obesitas, kurang aktivitas fisik, hingga faktor genetik dan usia. Segera konsultasi ke dokter jantung bisa mengalami nyeri dada, sesak napas, atau kelelahan tidak wajar, terutama jika memiliki faktor risiko seperti yang disebutkan.

Penyebab penyakit jantung koroner
Penyakit jantung koroner rentan pada orang dengan gaya hidup tidak sehat dan usia lanjut.

Jantung koroner adalah salah satu penyebab utama kematian dan sering kali berkembang secara perlahan. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah yang menyuplai darah ke jantung tersumbat oleh plak yang terbentuk dari lemak dan kolesterol.

Memahami penyebab dan faktor risiko penyakit jantung koroner sangat penting agar kita bisa mengambil langkah pencegahan sedini mungkin. Perawatan penyakit jantung koroner bisa Anda lakukan dengan gaya hidup sehat dan deteksi dini karena menjadi kunci untuk menurunkan risiko komplikasi serius.

Daftar Isi

Toggle
  • Penyebab Penyakit Jantung Koroner dan Faktor Risikonya
    • 1. Faktor Risiko yang Tidak Bisa Dikontrol
    • 2. Rokok
    • 3. Tekanan Darah Tinggi
    • 4. Kolesterol Tinggi
    • 5. Kadar Lipoprotein (a) Tinggi
    • 6. Kurangnya Aktivitas Fisik
    • 7. Diabetes
  • Gejala yang Perlu Diwaspadai
  • Kapan Harus ke Dokter?
  • FAQ
    • Apa penyebab utama penyakit jantung koroner?
    • Apakah penyakit jantung koroner bisa disembuhkan?
    • Siapa yang paling berisiko terkena jantung koroner?
    • Apakah faktor keturunan memengaruhi risiko jantung koroner?

Penyebab Penyakit Jantung Koroner dan Faktor Risikonya

Penyakit jantung disebabkan oleh pembuluh darah di jantung yang mengalami penyempitan akibat penumpukan lemak, kolesterol, dan zat lainnya di dinding arteri. Kondisi ini bernama aterosklerosis dan menjadi penyebab utama terhambatnya aliran darah ke otot jantung.

Beberapa penyebab utama penyakit jantung koroner antara lain:

  • Penumpukan plak di dinding arteri
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Resistensi insulin
  • Kurang aktivitas fisik
  • Merokok atau penggunaan tembakau

Mengenali dan mengelola faktor risiko sedini mungkin adalah langkah penting dalam mencegah serta menemukan faktor yang menurunkan risiko jantung koroner secara efektif.

1. Faktor Risiko yang Tidak Bisa Dikontrol

Beberapa faktor risiko jantung koroner tidak dapat Anda ubah karena berkaitan dengan kondisi bawaan atau alami. Misalnya, usia adalah salah satu pemicu utama semakin tua seseorang, semakin besar risiko pembuluh darah mengalami kerusakan dan penyempitan.

Jenis kelamin juga turut memengaruhi pria umumnya memiliki risiko lebih tinggi dari pada wanita, meskipun risiko wanita akan meningkat setelah menopause. Selain itu, riwayat keluarga dengan penyakit jantung, terutama jika terjadi pada usia muda, juga meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kondisi yang sama di kemudian hari.

Baca Juga: Apa Penyebab Gagal Jantung? Waspadai 14 Faktornya Ini

2. Rokok

Merokok merupakan salah satu faktor risiko terbesar terhadap penyakit jantung koroner. Kandungan nikotin dan karbon monoksida dalam asap rokok memberi tekanan tambahan pada jantung dengan mempercepat detak jantung serta meningkatkan risiko pembekuan darah.

Zat kimia lain dalam rokok dapat merusak dinding arteri koroner, mempercepat pembentukan plak, dan memperparah penyempitan pembuluh darah.

3. Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi memberi beban ekstra pada kerja jantung. Kondisi ini menyebabkan dinding arteri menjadi lebih tebal dan kaku, yang pada akhirnya mempersempit aliran darah ke jantung.

Jika tidak Anda kendalikan, tekanan darah tinggi dapat secara langsung memicu timbulnya penyakit jantung koroner.

4. Kolesterol Tinggi

Tingginya kadar kolesterol dalam darah, terutama kolesterol jahat (LDL), berkontribusi pada pembentukan plak di arteri. Kolesterol ini yang menghasilkannya yaitu hati dari lemak jenuh yang mengkonsumsinya dalam makanan. Plak yang menumpuk dalam jangka panjang bisa menyumbat aliran darah dan menyebabkan serangan jantung.

5. Kadar Lipoprotein (a) Tinggi

Lipoprotein (a), atau LP(a), merupakan kombinasi lemak dan protein yang hati produksikan. Meskipun memeriksanya tidak secara rutin, kadar LP(a) yang tinggi, yang menurunkan secara genetik, telah menjadi faktor risiko tambahan bagi penyakit jantung koroner dan aterosklerosis.

6. Kurangnya Aktivitas Fisik

Gaya hidup sedentari atau kurang bergerak turut mempercepat penumpukan lemak dalam pembuluh darah. Kurangnya olahraga mengganggu metabolisme tubuh dan meningkatkan kadar lemak dalam darah, yang pada akhirnya meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan arteri jantung maupun otak.

7. Diabetes

Kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan penyakit ini, dan kondisi ini bisa lebih dari dua kali lipat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Penyakit ini dapat mengganggu fungsi dinding pembuluh darah, menyebabkannya menebal dan mempersempit jalur aliran darah.

Baca Juga: 9 Penyebab Jantung Berdebar, Bisa Tanda Penyakit!

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Penyakit jantung koroner berkembang secara perlahan dan sering kali tidak menunjukkan tanda yang jelas pada tahap awal. Mengenali ciri-ciri jantung koroner sangat penting agar Anda dapat segera mendapatkan penanganan sebelum terjadi komplikasi serius seperti serangan jantung.

Berikut gejala jantung koroner yang perlu Anda waspadai:

  • Nyeri dada (angina)
  • Nyeri menjalar ke bagian tubuh lain
  • Sesak napas.
  • Rasa lemas atau pusing
  • Mual atau merasa tidak enak badan

Baca Juga: 14 Makanan dan Minuman Sehat untuk Jantung, Apa Saja?

Jika Anda atau orang terdekat mulai menunjukkan gejala penyakit jantung koroner, segera kunjungi Ciputra Hospital untuk pencegahan jantung koroner, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Kapan Harus ke Dokter?

Penyakit jantung koroner memerlukan pemantauan secara rutin agar kondisi jantung tetap terkontrol dan risiko komplikasi dapat diminimalkan. Selain menjalani pemeriksaan sesuai jadwal yang dokter anjurkan, penting juga untuk segera mencari pertolongan medis jika muncul keluhan baru atau perubahan pada kondisi kesehatan.

  • Mengalamai nyeri dada yang baru muncul atau semakin sering terjadi.
  • Merasakan sesak napas, mudah lelah, atau gejala lain yang semakin memburuk.
  • Mengalami efek samping setelah mengonsumsi obat yang diresepkan.
  • Memiliki pertanyaan mengenai penyakit maupun pengobatan yang sedang Anda jalani.

FAQ

Apa penyebab utama penyakit jantung koroner?

Penyebab utama penyakit jantung koroner adalah aterosklerosis, yaitu kondisi ketika plak yang tersusun dari kolesterol, lemak, dan berbagai zat sisa menumpuk pada dinding arteri koroner. Penumpukan ini membuat pembuluh darah menyempit sehingga aliran darah ke otot jantung menjadi berkurang.

Apakah penyakit jantung koroner bisa disembuhkan?

Penyakit jantung koroner umumnya tidak dapat disembuhkan sepenuhnya karena plak yang telah terbentuk di pembuluh darah dan kerusakan pada jaringan jantung bersifat permanen. Meski begitu, penyakit ini dapat Anda kendalikan dengan pengobatan yang tepat serta penerapan pola hidup sehat untuk mencegah kondisi semakin memburuk.

Siapa yang paling berisiko terkena jantung koroner?

Orang yang paling berisiko mengalami penyakit jantung koroner meliputi pria yang berusia di atas 40 tahun, wanita yang telah memasuki masa menopause, serta individu yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Risiko juga dapat meningkat jika disertai faktor lain, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, atau obesitas.

Apakah faktor keturunan memengaruhi risiko jantung koroner?

Ya, faktor keturunan dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami jantung koroner. Orang yang memiliki orang tua atau saudara kandung dengan riwayat penyakit jantung umumnya mempunyai peluang lebih besar untuk mengalami kondisi serupa dibandingkan mereka yang tidak memiliki riwayat tersebut.

Ditinjau secara medis oleh dr. Stella Kartolo, terakhir pada 6 Juli 2026
Diterbitkan 21 Oktober 2025
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (3)
  1. NHS Coronary Heart disease. Diakses Juli 2026
  2. Mayo Clinic Coronary Artery disease. Diakses Juli 2026
  3. Cleveland Clinic Coronary Artery Disease. Diakses Juli 2026

Artikel Terkait

  • Gejala jantung koroner
    Gejala Jantung Koroner dan Cara MengatasinyaGangguan Penyakit
  • detak jantung cepat pada anak
    4 Penyebab Detak Jantung Cepat pada Anak dan PengobatanKesehatan Jantung
  • 10 Jenis Penyakit Jantung dan Pengaruhnya pada Tubuh
    10 Jenis Penyakit Jantung dan Pengaruhnya pada TubuhKesehatan Jantung
  • penyakit jantung bawaan
    Penyakit Jantung Bawaan: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiKesehatan Jantung
  • penyebab detak jantung cepat
    Penyebab Detak Jantung Cepat (Takikardia) dan Cara MengatasinyaKesehatan Jantung
Tagged under: Kesehatan Jantung, Kesehatan Tubuh

Artikel Terkait

  • Gejala jantung koroner
    Gejala Jantung Koroner dan Cara MengatasinyaGangguan Penyakit
  • detak jantung cepat pada anak
    4 Penyebab Detak Jantung Cepat pada Anak dan PengobatanKesehatan Jantung
  • 10 Jenis Penyakit Jantung dan Pengaruhnya pada Tubuh
    10 Jenis Penyakit Jantung dan Pengaruhnya pada TubuhKesehatan Jantung
  • penyakit jantung bawaan
    Penyakit Jantung Bawaan: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiKesehatan Jantung
  • penyebab detak jantung cepat
    Penyebab Detak Jantung Cepat (Takikardia) dan Cara MengatasinyaKesehatan Jantung

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung
  • Ciputra Cancer Center
    Pusat Kanker
    CitraGarden Jakarta Barat

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter