Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. 13 Obat Saraf Kejepit di Apotek yang Aman
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • 13 Obat Saraf Kejepit di Apotek yang Aman
Riva
Jumat, 06 Desember 2024 / Published in Artikel Kesehatan

13 Obat Saraf Kejepit di Apotek yang Aman

Obat saraf kejepit yang tersedia di apotek dapat berupa Voltaren Emulgel, Celecoxib, Lexscort, hingga Neuralgin. Namun, perlu Anda ketahui bawah jenis obat ini hanya mampu mengatasi gejala, seperti nyeri dan menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi tidak menyembuhkan penyebab saraf kejepit. Sebelum menggunakan obat, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Obat saraf kejepit

Saraf kejepit sering kali terasa tidak nyaman.

Saraf kejepit adalah istilah non-medis untuk saraf yang mengalami tekanan terlalu besar dari jaringan di sekitarnya, seperti tulang rawan, otot, tulang, dan tendon. Kondisi ini bisa terjadi bagian tubuh mana pun, mulai dari pergelangan tangan hingga kaki.

Biasanya, gejala saraf kejepit tidak berbahaya dan hanya berlangsung sementara saja. Namun, kondisi ini bisa memicu kerusakan permanen sehingga perlu mendapatkan pengobatan yang tepat sedini mungkin. Anda dapat mengenali ciri-ciri saraf kejepit, seperti kesemutan, mati rasa, dan rasa sakit seperti tertusuk jarum.

Daftar Isi

Toggle
  • Jenis Obat Saraf Kejepit
    • 1. Obat Pereda Nyeri yang Dijual Bebas
    • 2. Kortikosteroid
    • 3. Topical
  • Rekomendasi Obat Saraf Kejepit di Apotek
    • 1. Voltaren Emulgel
    • 2. Celecoxib
    • 3. Proris Triple Action
    • 4. Lexacort
    • 5. Novexib
    • 6. Kaltrofen Suppositoria
    • 7. Myonal
    • 8. Eperison
    • 9. Neuralgin
    • 10. Hotin Cream
  • Kapan Harus ke Dokter
  • FAQ
    • Apakah obat saraf kejepit bisa dibeli tanpa resep dokter?
    • Berapa lama obat saraf kejepit bekerja meredakan nyeri?
    • Apakah obat herbal atau alami efektif untuk saraf kejepit?
    • Apa obat saraf kejepit yang aman untuk ibu hamil?
    • Apakah saraf kejepit bisa sembuh total hanya dengan obat?

Jenis Obat Saraf Kejepit

Ada beberapa pilihan obat yang bisa membantu meredakan nyeri akibat saraf kejepit, mulai dari yang dijual bebas hingga yang memerlukan resep dokter. Berikut beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk mengatasi kondisi ini.

1. Obat Pereda Nyeri yang Dijual Bebas

Obat pereda nyeri seperti asetaminofen dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) bisa menjadi pilihan awal untuk meredakan nyeri akibat saraf kejepit. Di Indonesia, obat jenis ini bisa Anda temukan dengan mudah di apotek dengan merek seperti Panadol atau Paracetamol, sementara NSAID mencakup kandungan ibuprofen dan naproxen.

Meski tergolong obat bebas, penggunaannya tetap harus mengikuti petunjuk pada kemasan agar aman dikonsumsi. Jika nyeri tidak kunjung membaik setelah penggunaan obat ini, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

2. Kortikosteroid

Jika nyeri yang dirasakan cukup parah, dokter mungkin akan meresepkan obat antiinflamasi golongan kortikosteroid, seperti prednison, untuk membantu meredakan nyeri sekaligus peradangan. Obat ini biasanya diberikan dalam bentuk oral atau melalui suntikan, tergantung pada kondisi dan tingkat keparahan yang dialami pasien.

Penggunaan kortikosteroid umumnya memerlukan pengawasan ketat dari dokter karena berpotensi menimbulkan efek samping tertentu. Oleh karena itu, obat ini tidak dijual bebas dan hanya bisa digunakan sesuai resep dokter.

3. Topical

Obat topikal berupa krim, salep, atau plester yang dioleskan langsung ke kulit juga bisa menjadi pilihan untuk meredakan nyeri saraf kejepit. Kandungan aktif di dalamnya akan meresap melalui kulit dan bekerja memengaruhi saraf di area yang mengalami nyeri.

Beberapa pilihan yang umum digunakan antara lain plester berbahan lidocaine, yang bekerja sebagai anestesi lokal, dan plester capsaicin yang berasal dari kandungan alami cabai. Meski efektif meredakan nyeri, kedua jenis plester ini berpotensi menimbulkan efek samping seperti ruam, kemerahan, dan rasa gatal pada kulit.

Rekomendasi Obat Saraf Kejepit di Apotek

Berikut ini adalah beberapa obat saraf kejepit di apotek yang paling ampuh:

1. Voltaren Emulgel

Manfaat Voltaren Emulgel: Salah satu pengobatan saraf kejepit adalah Voltaren Emulgel. Obat ini memiliki kandungan natrium diklofenak yang berperan penting untuk meredakan nyeri dan pembengkakan akibat saraf kejepit, gout arthritis, dan rheumatoid arthritis.

Dosis atau aturan minum: Tergolong sebagai obat bebas terbatas. Oleskan gel secara merata pada kulit yang terasa sakit sebanyak 3-4 kali dalam sehari.

Efek Samping Voltaren Emulgel: Ruam kulit, mengalami kontak alergi atau non alergik, kulit terasa gatal, dan muncul eksim.

Keunggulan: Berbentuk gel yang mudah digunakan kapan dan di mana saja.

Baca Juga: Sering Diabaikan, Ini 7 Penyebab Saraf Kejepit yang Perlu Diketahui

2. Celecoxib

Manfaat Celecoxib: Cara mengobati saraf kejepit, yaitu dengan mengonsumsi Celecoxib. Jenis obat ini memiliki kandungan Celecoxib sebanyak 200 mg yang mampu meredakan nyeri dan pembengkakan akibat gout arthritis, rheumatoid arthritis, saraf kejepit, dan osteoarthritis.

Dosis atau aturan minum: Tergolong sebagai obat keras dan harus dengan resep dokter. Dosis orang dewasa yang mengalami peradangan kronis pada tulang rawan berkisar 200 mg, 1 kapsul 1 kali dalam sehari atau 100 mg, 1 kapsul 2 kali dalam sehari. Maksimal 400 mg per hari. Anda dapat minum obat sesudah makan.

Efek Samping Celecoxib: Perut kembung, mual, muntah, sakit perut, diare, sembelit, asam lambung naik, dan sindrom iritasi usus besar.

Keunggulan: Obat berbentuk kapsul sehingga Anda lebih mudah menelannya.

3. Proris Triple Action

Manfaat Proris Triple Action: Memiliki kandungan Ibuprofen yang dapat mengatasi rasa nyeri ringan, seperti sakit kepala, sakit pasca operasi bedah, pencabutan gigi, arthritis rheumatoid, dan peradangan sendi pada tulang rawan.

Dosis atau aturan minum: Golongan sebagai obat bebas terbatas. Dosis obat orang dewasa sebanyak 200-250 mg setiap 3-4 kali dalam sehari. Anak usia 1-2 tahun 50 mg, 3-4 kali dalam sehari. Usia 3-7 tahun sebanyak 100 mg 3-4 kali dalam sehari. Usia 8-12 tahun sekitar 200 mg, 3-4 kali dalam sehari. Minum obat setelah makan.

Efek Samping Proris Triple Action: Ruam kulit, sakit pada lambung, mual, muntah, diare, sembelit, dan penyumbatan bronkus.

Keunggulan: Obat berbentuk tablet yang dosisnya lebih akurat dan mengurangi rasa pahit dari bahan obat.

4. Lexacort

Manfaat Lexacort: Memiliki kandungan Prednison yang bisa meredakan gejala alergi, peradangan, penyakit lain berkaitan dengan rematik, penyakit kulit, dan gangguan kolagen.

Dosis atau aturan minum: Tergolong sebagai obat keras dan harus dengan resep dokter. Dosis orang dewasa 1-4 kaplet dalam sehari. Dokter dapat menurunkan dosis obat secara bertahap hingga dosis terendah. Minum obat setelah makan.

Efek Samping Lexacort: Gangguan pada saluran pencernaan, gagal jantung, hipertensi, retensi natrium dan kehilangan kalium.

Keunggulan: Obat berbentuk tablet yang dosisnya lebih akurat dan mengurangi rasa pahit dari bahan obat.

5. Novexib

Manfaat Novexib: Memiliki kandungan Celecoxib yang bertujuan untuk mengobati gejala osteoarthritis, rheumatoid Arthritis, dan spondilitis ankilosa. Jenis penyakit ini dapat menimbulkan rasa sakit dan peradangan.

Dosis atau aturan minum: Tergolong sebagai obat keras dan harus dengan resep dokter. Dosis obat dewasa yang mengalami osteoarthritis dan spondilitis ankilosa berkisar 200 mg setiap 1 kali dalam sehari 1 kapsul atau 100 mg setiap 2 kali dalam sehari 1 kapsul. Maksimal dosis sebanyak 400 mg dalam sehari. Minum obat setelah makan

Efek Samping Novexib: Sakit pada bagian perut, mual, muntah, kulit gatal, muncul ruam kemerahan, alergi, dan batuk.

Keunggulan: Obat berbentuk tablet yang dosisnya lebih akurat dan mengurangi rasa pahit dari bahan obat.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Sakit Pinggang dan Saraf Kejepit

6. Kaltrofen Suppositoria

Manfaat Kaltrofen Suppositoria: Mengandung Ketoprofen yang berperan penting untuk mengobati rasa nyeri ringan hingga sedang pada masalah kesehatan tertentu, seperti sakit gigi, peradangan reumatik ringan, gangguan otot, nyeri sendi, dan gout akut.

Dosis atau aturan minum: Golongan sebagai obat keras dan perlu resep dokter. Dosis lazim berkisar 1 suppositoria 2 kali dalam sehari. Obat tanpa terapi oral sekitar 1 suppositoria 1 kali dalam sehari. Masukkan obat ke dalam anus atau rektum.

Efek Samping Kaltrofen Suppositoria: Feses menjadi lunak.

Keunggulan: Berbentuk suppositoria sebagai pengobatan alternatif bagi orang yang tidak bisa minum obat secara oral.

7. Myonal

Manfaat Myonal: Mengandung Eperisone HCL yang bertujuan untuk membuat otot rileks pada kondisi medis, seperti spasme muskuloskeletal atau kejang otot.

Dosis atau aturan minum: Termasuk obat keras dan perlu resep dokter. Dosis obat berkisar 1 tablet setiap 3 kali dalam sehari. Minum obat setelah makan.

Efek Samping Myonal: Badan terasa lemah, mudah mengantuk, terasa kebas atau gemetar, mengalami insomnia, gangguan fungsi hati dan ginjal, serta ruam kulit.

Keunggulan: Obat berbentuk tablet yang dosisnya lebih akurat dan mengurangi rasa pahit dari bahan obat.

8. Eperison

Manfaat Eperison: Mengandung Eperisone HCL sebanyak 50 mg yang mampu mengobati rasa nyeri, kaku, dan ketegangan otot.

Dosis atau aturan minum: Tergolong sebagai obat keras dan perlu resep dokter. Dosis obat sebanyak 1 tablet setiap 3 kali dalam sehari. Minum obat sesudah makan.

Efek Samping Eperison: Gangguan fungsi hati atau ginjal, muncul ruam kulit, masalah pada saluran kemih, mudah mengantuk, badan terasa lemah, kepala pusing, dan mengalami insomnia.

Keunggulan: Obat berbentuk tablet yang dosisnya lebih akurat dan mengurangi rasa pahit dari bahan obat.

9. Neuralgin

Manfaat Neuralgin: Mengandung Methampyrone yang berperan penting untuk mengurangi rasa nyeri akibat sakit kepala, sakit gigi, gangguan neuritis dan neuralgia.

Dosis atau aturan minum: Golongan obat keras dan harus dengan resep dokter. Orang dewasa sebanyak 1-2 kaplet setiap 3-4 kali dalam sehari. Dosis anak sebanyak setengah sampai 1 kaplet setiap 3-4 kali dalam sehari. Minum obat setelah makan.

Efek Samping Neuralgin: Masalah pada saluran pencernaan, gangguan pembekuan darah, dan muncul ruam kulit.

Keunggulan: Obat berbentuk tablet yang dosisnya lebih akurat dan mengurangi rasa pahit dari bahan obat.

10. Hotin Cream

Manfaat Hotin Cream: Mengandung Pine oil, Menthol, dan Methyl salicylate yang bertujuan untuk mengatasi badan pegal-pegal, nyeri otot, dan kelelahan.

Dosis atau aturan minum: Tergolong sebagai obat bebas berbentuk krim analgesik. Oleskan secara merata pada bagian tubuh yang terasa sakit. Gunakan obat sesuai kebutuhan.

Efek Samping Hotin Cream: Belum terdapat data yang menunjukkan efek samping untuk obat ini.

Keunggulan: Obat berbentuk krim analgesik yang tidak lengket dan mudah meresap ke kulit.

Kapan Harus ke Dokter

Jika Anda sudah minum atau menggunakan obat saraf kejepit tetapi gejala tidak kunjung sembuh dalam waktu lama, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan sesuai kebutuhan. Anda bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk konsultasi kesehatan.

Yuk, jaga kesehatan tubuh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital. Anda juga bisa konsultasi dan buat janji dengan dokter di Ciputra Hospital terdekat.

Yuk, jaga dan cek kondisi kesehatan Anda sekeluarga bersama Ciputra Hospital!

FAQ

Apakah obat saraf kejepit bisa dibeli tanpa resep dokter?

Ya, Anda dapat membeli sebagian dari obat saraf kejepit tanpa menggunakan resep dokter, seperti obat saraf kejepit yang ringan.

Berapa lama obat saraf kejepit bekerja meredakan nyeri?

Obat saraf kejepit bekerja meredakan nyeri sekitar 30 menit hingga 2 jam setelah Anda meminumnya.

Apakah obat herbal atau alami efektif untuk saraf kejepit?

Ya, obat herbal atau alami efektif untuk saraf kejepit tetapi hanya untuk meredakan gejala nyeri dan peradangan saja, tidak untuk menyembuhkan secara fisik.

Apa obat saraf kejepit yang aman untuk ibu hamil?

Obat saraf kejepit yang aman untuk ibu hamil yaitu obat parasetamol karena dianggap yang paling aman. Akan tetapi, ibu hamil tetap perlu izin ke dokter kandungan sebelum menggunakannya.

Apakah saraf kejepit bisa sembuh total hanya dengan obat?

Tidak, saraf kejepit umumnya tidak dapat sembuh total dengan hanya mengonsumsi obat-obatan.

Ditinjau secara medis oleh dr. Jason Jeremy, terakhir pada 19 Agustus 2026
Diterbitkan 6 Desember 2024
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (3)
  1. Cleveland Clinic Pinched Nerve. Diakses Agustus 2026
  2. Mayo Clinic Pinched Nerve. Diakses Agustus 2026
  3. Medical News Today What are some of the best medications for nerve pain?. Diakses Agustus 2026

Artikel Terkait

  • obat pelancar bab di apotek
    Ini 11 Obat Pelancar BAB yang Tersedia di ApotekRekomendasi Obat
  • Rekomendasi Obat Pelancar Haid di Apotek
    Ketahui 8 Rekomendasi Obat Pelancar Haid di ApotekRekomendasi Obat
  • makanan untuk kesehatan saraf
    Inilah 7 Makanan yang Baik untuk Kesehatan SarafKesehatan Saraf
  • Cedera Saraf Tulang Belakang
    Mengenal Penyakit Cedera Saraf Tulang BelakangKesehatan Tulang
  • penyakit yang ditangani oleh dokter bedah saraf
    Penyakit yang Ditangani oleh Dokter Bedah Saraf, Apa Saja?Kesehatan Saraf
Tagged under: Kesehatan Saraf

Artikel Terkait

  • obat pelancar bab di apotek
    Ini 11 Obat Pelancar BAB yang Tersedia di ApotekRekomendasi Obat
  • Rekomendasi Obat Pelancar Haid di Apotek
    Ketahui 8 Rekomendasi Obat Pelancar Haid di ApotekRekomendasi Obat
  • makanan untuk kesehatan saraf
    Inilah 7 Makanan yang Baik untuk Kesehatan SarafKesehatan Saraf
  • Cedera Saraf Tulang Belakang
    Mengenal Penyakit Cedera Saraf Tulang BelakangKesehatan Tulang
  • penyakit yang ditangani oleh dokter bedah saraf
    Penyakit yang Ditangani oleh Dokter Bedah Saraf, Apa Saja?Kesehatan Saraf

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung
  • Ciputra Cancer Center
    Pusat Kanker
    CitraGarden Jakarta Barat

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan
Events

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter