Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Beranda
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Cari Dokter
  • Center of Excellence
  • Artikel
  1. Beranda
  2. ›
  3. Artikel Kesehatan
  4. ›
  5. Penyebab Moluskum Kontagiosum, Gejala, dan Cara Mengatasi
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Penyebab Moluskum Kontagiosum, Gejala, dan Cara Mengatasi
Asifah
Sabtu, 18 Juli 2026 / Published in Artikel Kesehatan

Penyebab Moluskum Kontagiosum, Gejala, dan Cara Mengatasi

Moluskum kontagiosum adalah infeksi kulit akibat virus yang menyebabkan munculnya benjolan kecil di permukaan kulit. Gejalanya meliputi benjolan kecil berwarna putih atau menyerupai warna kulit, memiliki lekukan di tengah, terasa gatal, dan dapat muncul di berbagai bagian tubuh.

moluskum kontagiosum adalah
Moluskum kontagiosum dapat menular melalui kontak langsung maupun tidak langsung.

Moluskum kontagiosum dapat terjadi ketika virus menyebar melalui kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi atau melalui benda yang telah terkontaminasi. Kondisi ini juga dapat menular ketika seseorang sering menyentuh, menggaruk, atau berbagi barang pribadi dengan penderita.

Meski umumnya tidak berbahaya, moluskum kontagiosum tetap perlu Anda tangani dengan tepat agar tidak menyebar ke area kulit lain. Penanganannya dapat Anda lakukan dengan perawatan medis seperti pengangkatan benjolan, penggunaan obat, maupun krim topikal sesuai anjuran dokter.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu Moluskum Kontagiosum?
  • Penyebab Moluskum Kontagiosum
  • Faktor Risiko Moluskum Kontagiosum
  • Gejala moluskum kontagiosum
  • Diagnosis Moluskum Kontagiosum
  • Komplikasi Moluskum Kontagiosum
  • Cara Mengatasi Moluskum Kontagiosum
  • Cara Mencegah Moluskum Kontagiosum
  • Pengobatan Moluskum Kontagiosum Ke Dokter

Apa Itu Moluskum Kontagiosum?

Moluskum kontagiosum adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh virus dan dapat menimbulkan benjolan kecil pada permukaan kulit. Benjolan tersebut biasanya berbentuk bulat, sedikit menonjol, dan memiliki tampilan yang menyerupai mutiara.

Benjolan pada moluskum kontagiosum dapat berwarna putih, menyerupai warna kulit, atau terkadang tampak merah muda hingga keunguan. Kondisi ini dapat muncul di berbagai bagian tubuh, tetapi paling sering ditemukan pada wajah, leher, lengan, kaki, maupun area genital.

Baca Juga: Apa Itu Ruam Kulit? Penyebab, Gejala, Pengobatan

Penyebab Moluskum Kontagiosum

Moluskum kontagiosum terjadi akibat infeksi virus yang dapat menular dengan cukup mudah melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Penularan biasanya terjadi saat kulit bersentuhan dengan sumber virus atau benda yang telah terkontaminasi.

  • Kontak langsung kulit dengan kulit yang terinfeksi
  • Menyentuh atau menggunakan benda yang terkontaminasi virus, seperti handuk, papan renang, atau matras olahraga
  • Berenang di kolam renang atau berendam di hot tub yang terpapar virus
  • Kontak seksual dengan pasangan yang terinfeksi
  • Menggaruk atau menggosok benjolan sehingga virus menyebar ke area kulit di sekitarnya

Faktor Risiko Moluskum Kontagiosum

Moluskum kontagiosum dapat siapa saja yang mengalami, tetapi ada beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih mudah terinfeksi virus ini. Faktor tertentu dapat meningkatkan kemungkinan virus masuk ke kulit dan berkembang menjadi infeksi.

  • Usia 1–10 tahun. Infeksi ini paling sering terjadi pada anak-anak karena sistem kekebalan tubuh mereka masih berkembang dan mereka lebih sering melakukan kontak fisik saat bermain.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Kondisi kesehatan tertentu atau pengobatan seperti terapi kanker dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga lebih rentan terkena infeksi virus ini.
  • Mengalami dermatitis atopik (eksim). Kulit yang mengalami eksim cenderung lebih sensitif dan mudah terluka, sehingga virus lebih mudah masuk dan menyebabkan infeksi.

Gejala moluskum kontagiosum

Moluskum kontagiosum adalah infeksi kulit yang ditandai dengan munculnya benjolan kecil di permukaan kulit. Gejalanya bisa berbeda pada setiap orang, mulai dari ringan hingga cukup mengganggu jika jumlah benjolan semakin banyak.

Benjolan ini dapat muncul di berbagai bagian tubuh dan terkadang disertai rasa gatal atau peradangan pada kulit di sekitarnya. Jika sering Anda garuk atau terjadi pada orang dengan daya tahan tubuh lemah, lesinya bisa berkembang lebih besar dan menyebar.

  • Muncul benjolan kecil seperti jerawat, kutil, atau lesi pada kulit dengan ukuran sekitar 2–5 mm
  • Warna benjolan bisa putih, menyerupai warna kulit, atau merah muda hingga keunguan
  • Memiliki lekukan kecil di bagian tengah benjolan
  • Benjolan terasa padat pada awalnya tetapi dapat menjadi lebih lunak seiring waktu
  • Benjolan dapat mengeluarkan cairan bening atau putih
  • Kulit terasa gatal
  • Menggaruk benjolan dapat menyebabkan penyebaran ke area kulit lain
  • Benjolan baru dapat muncul berderet atau berkelompok di sekitar area yang terinfeksi
  • Kulit di sekitar benjolan dapat membengkak, membesar, serta berubah warna menjadi kemerahan atau keunguan
  • Benjolan dapat terasa nyeri atau tidak nyaman
  • Pada orang dengan sistem imun lemah, ukuran benjolan dapat membesar lebih dari 5 mm
  • Benjolan dapat muncul di wajah seperti kelopak mata, bibir, leher, lengan, kaki, area genital, perut, dan paha bagian dalam.

Baca Juga: 14 Penyebab Muncul Bintik Merah pada Kulit Tapi Tidak Gatal

Diagnosis Moluskum Kontagiosum

Diagnosis moluskum kontagiosum umumnya dilakukan melalui pemeriksaan langsung pada kulit yang mengalami keluhan. Dokter biasanya akan mengamati bentuk, ukuran, dan ciri khas benjolan yang muncul untuk memastikan apakah lesi tersebut mengarah pada infeksi moluskum kontagiosum.

Selain pemeriksaan fisik, dokter juga dapat menanyakan riwayat kesehatan serta gejala yang dialami untuk membantu menegakkan diagnosis. Pada beberapa kasus, pemeriksaan biopsi kulit dapat Anda lakukan dengan mengambil sampel kecil dari benjolan untuk diperiksa di bawah mikroskop guna memastikan penyebab infeksi.

Komplikasi Moluskum Kontagiosum

Moluskum kontagiosum umumnya merupakan infeksi kulit yang ringan, tetapi dalam beberapa kondisi dapat menimbulkan komplikasi. Salah satu masalah yang paling sering terjadi adalah infeksi bakteri pada kulit yang muncul ketika benjolan tergores, pecah, atau sering digaruk.

Infeksi bakteri dapat menyebabkan kulit menjadi lebih merah, bengkak, dan terasa nyeri. Kondisi ini bisa menjadi lebih serius pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah sehingga memerlukan penanganan medis yang tepat.

Cara Mengatasi Moluskum Kontagiosum

Moluskum kontagiosum sering kali dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Namun, pada kondisi tertentu seperti munculnya rasa nyeri, jumlah benjolan yang banyak, atau terjadi pada orang dengan daya tahan tubuh lemah, penanganan medis dapat Anda lakukan untuk membantu mempercepat penyembuhan.

  • Mengangkat benjolan pada kulit. Dokter dapat menghilangkan benjolan menggunakan beberapa metode seperti pembekuan (krioterapi), pengikisan (kuretase), atau terapi laser. Prosedur ini untuk menghilangkan lesi yang tampak pada kulit.
  • Mengonsumsi obat tertentu. Dalam beberapa kasus, obat minum dapat Anda berikan untuk membantu mengatasi infeksi, terutama pada anak-anak. Obat ini harus Anda gunakan sesuai anjuran dokter.
  • Menggunakan krim atau salep topikal. Krim atau salep yang Anda oleskan pada kulit dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi gejala. Beberapa bahan yang digunakan antara lain podophyllum, potassium hydroxide, salicylic acid, benzoyl peroxide, dan tretinoin.

Cara Mencegah Moluskum Kontagiosum

Moluskum kontagiosum dapat menular dengan mudah melalui kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi virus. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan diri dan menghindari kontak dengan sumber penularan agar infeksi tidak menyebar.

  • Mencuci tangan secara rutin. Menjaga kebersihan tangan dengan sabun dan air mengalir dapat membantu mengurangi risiko penyebaran virus ke bagian tubuh lain maupun ke orang lain.
  • Tidak menyentuh atau menggaruk benjolan. Menggaruk atau menyentuh lesi dapat menyebabkan virus menyebar ke area kulit di sekitarnya. Mencukur rambut di area yang terinfeksi juga sebaiknya Anda hindari karena dapat memperluas penyebaran.
  • Tidak berbagi barang pribadi. Hindari menggunakan atau meminjam barang pribadi seperti pakaian, handuk, sisir, atau perlengkapan mandi bersama orang lain.
  • Menghindari kontak seksual sementara waktu. Jika benjolan muncul di area genital, sebaiknya hindari aktivitas seksual hingga benjolan sembuh untuk mencegah penularan.
  • Menutup benjolan saat berada di sekitar orang lain. Menutup lesi dengan pakaian atau perban dapat membantu mencegah kontak langsung dengan orang lain. Saat sendirian, area tersebut dapat dibiarkan terbuka agar kulit tetap mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

Pengobatan Moluskum Kontagiosum Ke Dokter

Pada sebagian kasus, moluskum kontagiosum dapat membaik dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Namun, pemeriksaan ke dokter tetap Anda perlukan jika gejala semakin berat atau menimbulkan ketidaknyamanan pada kulit.

Segera periksakan diri ke tenaga medis agar kondisi dapat dievaluasi dan ditangani dengan tepat. Penanganan yang cepat juga membantu mencegah penyebaran infeksi ke area kulit lainnya.

  • Kulit terasa nyeri atau tidak nyaman
  • Infeksi menyebar ke lebih dari satu area kulit
  • Gejala mengganggu aktivitas sehari-hari
  • Kulit di sekitar benjolan membengkak dan mengeluarkan cairan berwarna kuning
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah dan mengalami gejala infeksi

Baca Juga: Cara Mengobati Bintik Merah pada Kulit dan Penyebabnya

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami moluskum kontagiosum, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. 

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Ditinjau secara medis oleh dr. Sony Prabowo, terakhir pada 17 Juli 2026
Diterbitkan 18 Juli 2026
Ditulis oleh Tim Konten Medis
Sumber referensi (3)
  1. NHS Molluscum contagiosum. Diakses Juli 2026
  2. Mayo Clinic Molluscum contagiosum. Diakses Juli 2026
  3. Cleveland Clinic Molluscum Contagiosum. Diakses Juli 2026

Artikel Terkait

  • penyebab susah buang air kecil
    10 Penyebab Susah Buang Air Kecil dan Cara MengatasiGangguan Penyakit
  • penyebab kulit melepuh
    Kulit Melepuh: Kenali Penyebab dan Cara MengatasinyaKesehatan Kulit
  • penyebab gatal pada kulit
    Penyebab Kulit Gatal-Gatal dan Cara Efektif MengatasinyaKesehatan Kulit
  • malaria adalah
    Malaria: Penyebab, Gejala, dan Cara MengobatiKesehatan Tubuh
  • keloid adalah
    Keloid: Penyebab, Gejala, dan Cara MenghilangkannyaKesehatan Kulit
  • Kanker Lidah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
    Penyakit Kanker Lidah: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiKesehatan Mulut
  • Apa Itu Jet Lag
    Mengenal Jet Lag: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiGangguan Penyakit
Tagged under: Gangguan Penyakit

Artikel Terkait

  • penyebab susah buang air kecil
    10 Penyebab Susah Buang Air Kecil dan Cara MengatasiGangguan Penyakit
  • penyebab kulit melepuh
    Kulit Melepuh: Kenali Penyebab dan Cara MengatasinyaKesehatan Kulit
  • penyebab gatal pada kulit
    Penyebab Kulit Gatal-Gatal dan Cara Efektif MengatasinyaKesehatan Kulit
  • malaria adalah
    Malaria: Penyebab, Gejala, dan Cara MengobatiKesehatan Tubuh
  • keloid adalah
    Keloid: Penyebab, Gejala, dan Cara MenghilangkannyaKesehatan Kulit
  • Kanker Lidah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
    Penyakit Kanker Lidah: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiKesehatan Mulut
  • Apa Itu Jet Lag
    Mengenal Jet Lag: Penyebab, Gejala, dan Cara MengatasiGangguan Penyakit

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP
Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

GET SOCIAL

Rumah Sakit

  • Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
    Cari Dokter Tangerang
  • Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
    Cari Dokter Jakarta
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    Cari Dokter Banjarmasin
  • Ciputra Hospital Surabaya
    Cari Dokter Surabaya

Klinik

  • Ciputra Medical Center
    Kesehatan Umum
    Cari Dokter di Mega Kuningan
  • Ciputra SMG Eye Clinic
    Klinik Mata · Lasik & Katarak
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
    Cari Dokter di Surabaya
  • C Derma
    Kulit & Estetika
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
    Cari Dokter di PIM Pondok Indah
  • Ciputra IVF
    Fertilitas & Bayi Tabung
    Cari Dokter di CitraGarden City
    Cari Dokter di Lotte Kuningan
  • Ciputra Cardiac Center
    Pusat Jantung
    Cari Dokter Jantung
  • Ciputra Cancer Center
    Pusat Kanker
    CitraGarden Jakarta Barat

Hubungi Kami

WhatsApp Kami Karir / Lowongan
Events

© 2026 PT Ciputra Health. All rights reserved.

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Direktori Dokter