Ditulis oleh Tim Konten Medis
Makanan yang mudah dicerna umumnya adalah yang rendah serat, seperti pisang, nasi putih, roti, ayam atau ikan, telur, sayuran yang mudah dimasak yang tanpa kulit dan biji, puree, hingga soup. Sebaliknya, makanan yang sulit dicerna di antaranya adalah kelapa, nanas, sayuran mentah, sosis, kacang, hingga biji-bijian.

Makanan yang mudah dicerna dibutuhkan oleh orang yang sistem pencernaannya sedang sensitif atau dalam masa pemulihan setelah sakit. Kondisi ini bisa terjadi setelah menjalani operasi saluran cerna, saat tubuh mengalami mual, muntah, diare, atau gangguan perut yang cukup berat.
Selain itu, orang dengan gangguan pencernaan tertentu juga sering dianjurkan memilih makanan bertekstur lembut dan ringan untuk sementara waktu. Beberapa kondisi seperti radang lambung, gangguan pengosongan lambung, refluks asam, peradangan usus, hingga terapi radiasi di area perut dapat membuat pencernaan bekerja lebih berat sehingga membutuhkan asupan yang lebih mudah tubuh cerna.
Jenis Makanan yang Mudah Dicerna
Jenis makanan yang mudah tubuh cerna berperan penting dalam menjaga kenyamanan lambung dan kelancaran sistem pencernaan, terutama saat tubuh sedang tidak fit. Pilihan makanan dengan tekstur lembut, rendah lemak, dan serat yang tidak berlebihan dapat membantu mengurangi risiko mual, kembung, serta gangguan pencernaan lainnya.
Berikut jenis makanan yang mudah Anda cerna:
1. Roti Putih
Roti putih lebih ringan untuk sistem pencernaan karena proses pemanggangan membantu memecah karbohidrat sehingga lebih mudah tubuh serap. Teksturnya yang kering juga sering membantu meredakan rasa mual dan perut tidak nyaman.
Daripada roti gandum, roti putih adalah contoh makanan rendah serat yang bagus Anda konsumsi saat pencernaan sedang sensitif. Sebaiknya konsumsi roti tanpa mentega atau olesan berlemak agar tidak membebani lambung.
Baca Juga: 11 Makanan untuk Meredakan Sakit Perut yang Bernutrisi
2. Nasi Putih
Nasi putih merupakan sumber energi yang lembut untuk saluran cerna karena kandungan seratnya lebih rendah dari beras merah. Teksturnya yang lunak membuat makanan ini cepat tubuh proses.
Sebagai makanan yang paling cepat dicerna, nasi putih sering menjadi pilihan saat diare atau gangguan pencernaan ringan. Konsumsilah tanpa tambahan santan atau minyak agar tetap ringan di perut.
3. Pisang
Buah yang bagus untuk pencernaan salah satunya adalah pisang. Pisang mengandung karbohidrat sederhana, kalium, dan cairan yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Buah ini mudah Anda kunyah dan umumnya tidak mengiritasi lambung.
Pisang bisa menjadi salah satu buah yang bagus untuk Anda konsumsi saat perut terasa tidak nyaman. Pisang matang lebih mudah tubuh cerna karena sebagian pati telah berubah menjadi gula alami.
4. Apel
Apel yang Anda masak menjadi saus memiliki tekstur lebih lembut sehingga lebih ramah untuk sistem pencernaan. Proses pemasakan membantu mengurangi serat kasar yang sulit tubuh cerna.
Kandungan pektin di dalamnya membantu memadatkan feses dan menenangkan usus. Apel saus juga cocok Anda konsumsi tanpa tambahan gula agar tetap ringan dan aman bagi pencernaan.
5. Telur
Telur rebus, poached, atau orak-arik tanpa banyak lemak merupakan sumber protein yang mudah tubuh cerna. Putih telur khususnya sangat ringan karena rendah lemak.
Kuning telur tetap dapat Anda konsumsi untuk menambah asupan nutrisi selama tubuh mampu mentoleransinya. Pastikan telur Anda masak dengan matang sempurna agar aman untuk Anda konsumsi.
6. Ubi Jalar
Ubi jalar mengandung serat larut yang mendukung keseimbangan bakteri baik di usus. Jika Anda masak hingga empuk, teksturnya menjadi lembut dan tidak memberatkan pencernaan.
Mengupas kulit ubi sebelum Anda konsumsi dapat membantu proses cerna menjadi lebih nyaman. Ubi jalar juga menyediakan kalium yang bermanfaat saat tubuh kehilangan cairan.
7. Daging Ayam
Makanan yang baik untuk usus salah satunya adalah ayam. Ayam tanpa kulit merupakan sumber protein rendah lemak yang mudah tubuh olah. Kandungan proteinnya membantu proses pemulihan jaringan tanpa membebani saluran cerna.
Cara terbaik mengolah daging ayam adalah dengan panggang, rebus, atau kukus tanpa bumbu berlebihan. Cara ini menjaga ayam tetap ringan dan aman untuk pencernaan sensitif.
8. Ikan Salmon
Salmon mengandung protein dan lemak sehat yang relatif mudah tubuh cerna jika Anda masak dengan cara sederhana. Teksturnya yang lembut membuatnya nyaman Anda konsumsi saat kondisi perut kurang optimal.
Salmon sebaiknya Anda masak hingga matang sempurna dan tanpa tambahan minyak berlebih. Mengolahnya dengan cara dikukus atau dipanggang membantu menjaga kemudahan cerna.
9. Gelatin
Gelatin hampir tidak mengandung serat dan lemak sehingga sangat ringan untuk sistem pencernaan. Makanan ini sering diberikan saat tubuh membutuhkan asupan energi tanpa kerja cerna berat.
Selain membantu asupan cairan, gelatin juga mudah Anda telan dan lambung terima. Untuk alternatif nabati, agar-agar bisa Anda gunakan meskipun kandungan proteinnya lebih rendah.
10. Biskuit Tawar
Biskuit tawar memiliki tekstur kering dan rasa ringan yang sering membantu meredakan mual. Kandungan energinya cukup tanpa memberi tekanan berlebih pada pencernaan.
Konsumsi dalam jumlah wajar karena kandungan natriumnya cukup tinggi. Pilih varian rendah garam atau bebas gluten bila Anda perlukan.
11. Oatmeal
Oatmeal yang Anda masak dengan air menghasilkan tekstur lembut dan mudah Anda kunyah. Kandungan gizinya membantu tubuh tetap bertenaga tanpa mengiritasi lambung.
Oatmeal juga cocok sebagai makanan yang mudah dicerna lambung jika Anda konsumsi tanpa susu atau lemak tambahan. Penambahan sedikit madu bisa memberi rasa tanpa memberatkan pencernaan.
12. Sup, Smoothie, dan Puree
Makanan dengan tekstur cair atau halus membantu kerja sistem pencernaan karena partikel makanan sudah kecil. Sup dan puree sayur menjadi pilihan aman saat sulit mengunyah makanan padat.
Teknik ini juga membuat sayuran yang mudah dicerna tubuh menjadi lebih ramah untuk lambung. Proses memasak dan menghaluskan membantu enzim pencernaan bekerja lebih efisien.
Baca Juga: 7 Makanan untuk Muntaber yang Sehat Bernutrisi
Makanan yang Sulit Dicerna
Makanan yang sulit tubuh cerna umumnya mengandung serat tinggi, lemak berlebih, atau tekstur yang keras sehingga membutuhkan kerja ekstra dari sistem pencernaan. Saat kondisi lambung dan usus sedang sensitif, jenis makanan ini sebaiknya Anda batasi agar tidak memicu kembung, nyeri perut, atau gangguan pencernaan lainnya.
Berikut jenis makanan yang sulit Anda cerna:
1. Buah Segar dan Buah Kering
Buah memang kaya nutrisi, tetapi beberapa jenis mengandung serat tinggi, kulit tebal, atau biji yang sulit sistem pencernaan olah. Jenis buah tertentu juga dapat memperberat kerja lambung, terutama jika Anda konsumsi dalam kondisi mentah atau tidak Anda olah.
- Berry (stroberi, blueberry, raspberry)
- Kelapa
- Koktail buah kalengan
- Nanas
- Jus buah dengan ampas
- Buah jeruk dan citrus
2. Sayuran Mentah
Sayuran mentah memiliki serat yang masih utuh sehingga lebih sulit tubuh cerna dari sayuran yang sudah Anda masak. Teksturnya yang keras juga dapat memicu gas dan rasa tidak nyaman di perut.
- Kacang-kacangan
- Brokoli
- Kubis Brussel
- Kol
- Kembang kol
- Jagung
- Jamur
- Bawang
- Kacang polong
- Paprika
- Tomat
3. Daging Keras dan Sumber Protein Tertentu
Protein memang penting, tetapi beberapa jenis memiliki tekstur liat atau berserat sehingga memerlukan waktu cerna lebih lama. Jika Anda konsumsi berlebihan, makanan ini dapat membuat perut terasa berat.
- Daging olahan dengan selongsong (sosis, hot dog, kielbasa)
- Daging deli atau daging olahan siap saji
- Kerang dan makanan laut bercangkang
- Kacang-kacangan dan legum
- Selai kacang bertekstur kasar
- Kacang utuh
- Biji-bijian utuh
4. Produk Gandum Utuh
Produk berbahan gandum utuh mengandung serat tinggi yang tidak selalu cocok untuk pencernaan sensitif. Beberapa campuran tambahan di dalamnya juga bisa memperlambat proses cerna.
- Roti gandum utuh
- Pastry berbahan tepung gandum utuh
- Biskuit gandum dengan kismis atau buah kering
- Sereal yang mengandung kacang dan biji
- Produk gandum dengan dedak (bran)
5. Makanan dan Minuman Lainnya
Selain bahan makanan utama, beberapa jenis makanan dan minuman tertentu juga lebih berat untuk tubuh cerba. Kandungan lemak, gas, atau zat pemicu iritasi dapat memperburuk kondisi pencernaan.
- Makanan tinggi lemak seperti mentega dan minyak
- Produk susu tinggi lemak
- Alkohol
- Minuman berkarbonasi
- Minuman berkafein seperti kopi
- Bumbu segar atau rempah utuh
- Selai atau jelly dengan biji
- Makanan pedas
- Makanan yang Anda goreng
Baca Juga: 6 Makanan untuk Diare agar Cepat Pulih dan Pantangannya
Jika Anda atau keluarga Anda mengalami efek samping setelah mengonsumsi makanan yang sulit tercerna, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Steffe Lie
Source:
- health. 5 Food Groups That Are Easy To Digest. Februari 2026
- Medical News Today. 11 foods that are easy to digest. Februari 2026
- healthline. What Foods Are Easy to Digest?. Februari 2026







