Ciri-ciri terkena kutu kemaluan ditandai dengan muncul rasa gatal di area organ intim, bintik-bintik pada kulit, dan titik-titik putih atau kuning di rambut kelamin. Kutu kemaluan memiliki bentuk menyerupai kepiting kecil dan berukuran sekitar 1,6 milimeter.

Kutu kemaluan (Phthirus pubis) atau kutu kepiting adalah serangga kecil yang tumbuh dan berkembang di rambut dekat alat kelamin. Serangga ini termasuk sejenis parasit yang bertahan hidup dengan menghisap darah manusia dan menimbulkan berbagai gejala yang cukup mengganggu.
Perlu diketahui bahwa kutu kemaluan berbeda dengan jenis kutu kepala atau kulit. Selain muncul di area organ intim, serangga ini dapat hidup di bagian tubuh lainnya yang memiliki rambut kasar, seperti ketiak, kumis, dada, alis, dan bulu mata.
Ciri-Ciri Terkena Kutu Kemaluan
Pada umumnya, gejala kutu kelamin mulai muncul sekitar 5 hari setelah terinfeksi serangga ini. Kondisi ini menimbulkan rasa nyeri hebat dan iritasi yang disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap gigitan kutu.
Cara mengetahui kutu kemaluan ditandai dengan gejala, sebagai berikut:
- Muncul rasa gatal di organ intim, terutama pada malam hari
- Terdapat bintik-bintik gelap atau kebiruan pada kulit
- Ada titik-titik putih atau kuning yang menempel pada rambut
- Bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti bulu mata berkerak atau lengket
- Muncul bintik merah tua atau cokelat di pakaian dalam
- Merasa demam, lesu, atau mudah tersinggung
Dokter dapat mendeteksi adanya kutu kemaluan melalui pemeriksaan fisik pada area organ intim. Adanya kutu yang bergerak menjadi salah satu tanda pasti adanya parasit yang mengganggu.
Selain itu, telur kutu juga dapat mengindisikasi adanya infeksi parasit yang menyerang alat kelamin. Tim medis akan merekomendasikan perawatan tertentu untuk menghilangkan kutu secara menyeluruh.
Namun, telur kutu bisa menempel pada rambut dan tetap ada, walaupun tidak lagi hidup dan bahkan setelah perawatan berhasil. Cara mencegah munculnya kutu kemaluan cukup mudah.
Anda hanya perlu membersihkan diri dan barang-barang pribadi yang bisa saja terkontaminasi oleh parasit. Cobalah untuk menggunakan lotion dan sampo yang mengandung Nix serta kandungan lainnya guna membutuh kutu secara efektif.
Oleskan produk tersebut sesuai petunjuk kemasan dan lakukan perawatan dalam waktu 7-10 hari. Kemudian, cuci perlengkapkan pribadi yang digunakan dalam 2 hari sebelum perawatan.
Pastikan untuk menuangkan air panas dan keringkan barang-barang tersebut pada suhu tinggi minimal 20 menit. Jika tidak sempat, Anda bisa mencuci kering atau simpan barang dalam kantong kedap udara selama 2 minggu.
Baca Juga: Ciri-Ciri Digigit Kutu Kasur dan Cara Mengatasinya
Bagaimana Cara Penularan Kutu Kemaluan?
Kutu rambut kemaluan bisa menular melalui kontak fisik, seperti hubungan seksual. Bahkan, serangga kecil ini dapat menyebar melalui selimut, handuk, seprai, atau pakaian orang yang memiliki kutu kemaluan.
Kutu dewasa mampu bertelur sekitar 30 butir selama 3-4 minggu lamanya. Serangga ini biasanya bertelur di batang rambut, dekat kulit.
Kutu yang baru menetas disebut sebagai nimfa dan mulai menghisap darah manusia untuk bertahan hidup. Serangga ini dapat hidup tanpa makanan selama 1-2 hari.
Meskipun bisa menyebar melalui kontak fisik dan kontaminasi barang pribadi, kutu kemaluan tidak bisa menular lewat dudukan toilet. Parasit ini biasanya tidak akan jatuh dari inangnya kecuali jika sudah mati.
Gangguan kutu kemaluan dapat menyerang semua kalangan usia, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa. Anak-anak bisa saja tertular serangga ini apabila tidur di kasur yang sudah terinfeksi kutu.
Biasanya, kutu kemaluan pada anak-anak hidup di bulu mata atau alis yang cukup mengganggu. Adanya serangga ini pada anak juga bisa menjadi indikasi dari pelecehan seksual.
Perlu diingat bahwa kutu tidak mampu melompat atau terbang. Namun, serangga ini dapat merangkak dari satu orang ke orang lain.
Sulit untuk menghindari kutu kemaluan. Salah satunya adalah dengan menghindari hubungan intim dengan penderita. Bahkan, kondom atau bentuk kontrasepsi lainnya tidak bisa melindungi Anda dari gangguan kutu.
Meski demikian, alat kontrasepsi dapat mengurangi risiko infeksi menular seksual (IMS) yang bisa saja terjadi pada penderita kutu kemaluan. Anda berisiko tinggi terkena kutu kemaluan apabila aktif secara seksual, memilih lebih dari satu pasangan seks, berhubungan intim dengan orang yang terinfeksi, dan berbagi barang-barang pribadi.
Baca Juga: Penyakit Lyme: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi
Apakah Kutu Kemaluan Berbahaya?
Kutu kemaluan tidak berbahaya, tetapi sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Parasit ini jarang menyebabkan kondisi medis serius dalam jangka panjang
Anda bisa mengatasi kutu kemaluan dengan pemberian obat-obatan yang terjual bebas di apotek terdekat. Jika tidak diobati, parasit bisa mengakibatkan infeksi kulit parah apabila sering menggaruknya serta muncul bintik-bintik pada kulit.
Selain obat di apotek, pengobatan kutu kemaluan juga tersedia dalam bentuk gel, sampo, dan cairan tertentu. Produk ini bisa Anda beli tanpa perlu resep dokter.
Baca Juga: Penyakit Kutu Air: Penyebab, Gejala, Pengobatan
Bila gejala kutu kemaluan tidak kunjung dalam waktu lama dan bertambah semakin parah, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Anda bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk konsultasi kesehatan.
Yuk, jaga kesehatan tubuh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital. Anda juga bisa konsultasi dan buat janji dengan dokter di Ciputra Hospital terdekat.
Cek layanan rumah sakit Ciputra Hospital mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU) selengkapnya sekarang juga.







