Demam pada orang dewasa (suhu ≥38°C) dapat diturunkan dengan istirahat cukup, minum cairan minimal 2,5 liter per hari, kompres hangat atau dingin di dahi, leher, atau ketiak, serta minum obat penurun panas seperti parasetamol atau ibuprofen sesuai dosis. Segera ke dokter jika suhu tubuh di atas 40°C atau demam disertai kejang, sulit bernapas, atau leher kaku.

Saat suhu tubuh meningkat atau demam, Anda dapat merasa kedinginan hingga suhu tubuh stabil dan berhenti naik. Kondisi ini biasanya akan hilang dengan sendirinya, tetapi tidak boleh Anda sepelekan begitu saja.
Jika suhu tubuh naik terlalu tinggi, ini bisa menjadi tanda gejala infeksi serius yang membutuhkan perawatan medis. Pada kondisi tersebut, dokter dapat merekomendasikan obat-obatan dan perawatan tertentu untuk membantu meredakan gejala yang terjadi.
Kapan Orang Dewasa Dikatakan Mengalami Demam?
Setiap orang memiliki suhu tubuh berbeda-beda. Normalnya, suhu tubuh rata-rata orang dewasa berkisar 37 derajat Celcius.
Namun, suhu tubuh ini bisa berubah sewaktu pada siang hari dan sedikit meningkat setelah Anda makan atau berolahraga. Bahkan, suhu tubuh bisa lebih tinggi pada sore hari daripada saar Anda bangun di pagi hari.
Anda dikatakan mengalami demam apabila suhu tubuh mencapai 38 derajat Celcius atau lebih. Ada beberapa tingkat keparahan demam, antara lain:
- Tingkat rendah: Suhu berada di angka 37,3 hingga 38 derajat Celcius
- Tingkat sedang: Suhu tubuh berada di angka 38,1 hingga 39 derajat Celcius
- Tinggi: Suhu berkisar 39,1 sampai 41 derajat Celcius.
Segera periksakan diri ke dokter apabila Anda atau orang terdekat mengalami demam di atas 40 derajat Celcius. Selain itu, cari pertolongan medis jika demam terjadi bersamaan dengan gejala, seperti kejang, hilang kesadaran, sulit bernapas, nyeri hebat, leher kaku, keputihan abnormal, atau sakit saat buang air kecil.
Baca Juga: Ini 11 Obat Alami untuk Mengatasi Panas Dalam
Bagaimana Cara Menurunkan Demam pada Orang Dewasa?
Berikut ini adalah cara menurunkan panas pada orang dewasa tanpa obat serta secara alami dan cepat:
1. Mendinginkan Tubuh
Anda bisa mendinginkan tubuh dengan cara-cara, seperti:
- Duduk di bak mandi bereisi air hangat
- Basuhi tubuh dengan spons dan air hangat
- Mengenakan pakaian tipis
- Hindari menggunakan selimut terlalu banyak saat Anda kedinginan
- Minum banyak air dingin atau bersuhu ruangan
- Gunakan kipas angin untuk menjaga sirkulasi udara
2. Tempelkan Kompres Dingin
Menempelkan kompres dingin di dahi menjadi cara umum untuk menurunkan demam. Namun, bila suhu tubuh sangat tinggi, sebaiknya kompres dingin di bawah ketiak atau area selangkangan.
Sebab, bagian tubuh tersebut terdapat pembuluh darah besar. Anda dapat membungkus kompres dingin dengan kain untuk menghindari kontak langsung pada kulit. Lakukan cara ini tidak lebih dari 10-15 menit.
3. Minum Lebih Banyak Cairan
Cara mengatasi badan panas yaitu dengan minum lebih banyak. Sebab, demam bisa menyebabkan kehilangan cairan dan memicu terjadinya dehidrasi.
Cobalah untuk minum sebanyak mungkin saat mengalami demam akibat virus. Hal ini sangat penting untuk mengganti cairan yang hilang dari tubuh. Tidak hanya air putih, Anda bisa minum jus, cairan elektrolit, kaldu suo, atau teh tanpa kafein.
4. Istirahat yang Cukup
Demam menjadi tanda bahwa tubuh sedang bekerja keras dalam melawan infeksi virus. Isirahat yang cukup menjadi salah satu hal yang harus dilakukan agar demam cepat turun.
Anda dapat beristirahat 7 jam atau lebih dalam satu malam. Hindari aktivitas fisik berat sementara waktu hingga tubuh pulih sepenuhnya.
5. Konsumsi Obat-Obatan Medis
Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), obat penurun demam dapat digunakan untuk membantu meredakan demam dan membuat penderita merasa lebih nyaman, terutama jika demam disertai rasa tidak nyaman atau nyeri. Pada anak, orang tua dapat memberikan obat antipiretik seperti parasetamol (acetaminophen) atau ibuprofen sesuai usia dan dosis yang dianjurkan, sedangkan pada orang dewasa pilihan obat yang umum digunakan meliputi parasetamol, ibuprofen, aspirin, atau naproxen.
Meskipun beberapa obat penurun demam dapat dibeli tanpa resep di apotek, penggunaannya tetap harus mengikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan. Jika penderita memiliki kondisi kesehatan tertentu, sedang mengonsumsi obat lain, atau demam tidak kunjung membaik, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan obat yang sesuai dengan kebutuhan.
6. Pertimbangkan Obat Alami
Tidak hanya obat-obatan medis, penurun panas dewasa bisa dengan mengonsumsi bahan-bahan alami, seperti jahe dan bawang putih. Pada jahe, ini dapat membantu meredakan peradangan yang berkaitan dengan gejala demam.
Sementara bawang putih memiliki efek antivirus yang dapat mempercepat proses penyembuhan. Cobalah untuk mengolah bawang putih dengan menambahkannya ke dalam sup atau membuat minuman sehat dengan campuran jahe dan madu.
7. Konsumsi Makanan Penurun Panas
Ada beragam makanan penurun panas yang bisa menjadi cara alami menurunkan demam pada orang dewasa, misalnya:
- Pisang: Buah ini mengandung kalium, serat, dan karbohidrat yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta membantu melawan infeksi.
- Gandum atau oatmeal: Anda bisa mencampurkan makanan tersebut bersama dengan berbagai jenis buah-buahan sebagai camilan orang sakit. Gandum atau oatmeal mampu meningkatkan sistem imun dan mendukung pencernaan secara optimal.
- Yoghurt: Camilan ini bermanfaat untuk mempercepat proses pemulihan saat Anda sedang sakit. Pilih yoghurt tanpa pemanis atau gula tambahan agar mendapatkan manfaatnya.
- Timun: Sayuran ini kaya akan air untuk menjaga cairan di dalam tubuh selama mengalami demam. Timun juga mengandung antioksidan untuk melawan infeksi penyakit.
- Daun peppermint: Ini merupakan tanaman herbal yang memberikan efek dingin dan sensasi rasa sejuk sehingga dapat menurunkan demam pada tubuh. Selain demam, daun peppermint mampu meredakan sakit kepala.
- Semangka: Selama mengalami demam, tubuh membutuhkan asupan cairan untuk mengurangi risiko terkena dehidrasi.
Meskipun sebagian besar demam dapat Anda atasi di rumah, kondisi ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Demam tinggi yang terjadi terus-menerus dan tidak kunjung sembuh dalam waktu lama bisa mengindikasikan masalah kesehatan tertentu yang membutuhkan perawatan medis.
Baca Juga: 12 Obat Demam Tradisional Anak yang Aman dan Alami
Gejala yang Sering Menyertai Demam pada Orang Dewasa
Demam pada orang dewasa sering kali tidak muncul sebagai satu-satunya keluhan, tetapi dapat disertai berbagai gejala lain yang menunjukkan penyebab atau tingkat keparahan penyakit. Sebagian gejala bersifat ringan, sedangkan gejala tertentu dapat menjadi tanda kondisi yang memerlukan penanganan medis segera.
Apabila demam disertai suhu tubuh lebih dari 40°C atau muncul keluhan yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera mencari pertolongan medis. Berikut beberapa gejala yang dapat menyertai demam pada orang dewasa:
- Kejang.
- Penurunan kesadaran atau pingsan.
- Kebingungan atau sulit berkonsentrasi.
- Leher terasa kaku.
- Sulit bernapas.
- Nyeri hebat pada bagian tubuh tertentu.
- Pembengkakan atau peradangan pada salah satu bagian tubuh.
- Keputihan yang berubah warna atau berbau tidak sedap.
- Nyeri saat buang air kecil atau urine berbau menyengat.
Kapan Harus ke Dokter
Sebagian besar demam dapat membaik dengan perawatan di rumah, tetapi ada beberapa kondisi yang memerlukan pemeriksaan medis agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat. Segera periksakan diri atau anggota keluarga ke dokter jika mengalami salah satu kondisi berikut:
- Suhu tubuh mencapai lebih dari 39,4°C atau tetap tinggi meskipun sudah mendapatkan perawatan di rumah.
- Demam disertai nyeri hebat yang mengganggu aktivitas.
- Demam disertai sakit kepala berat, mual, nyeri perut, atau kebingungan.
- Mengalami kejang saat demam.
- Demam pada anak disertai nyeri telinga berat, leher kaku, nyeri perut, muntah berulang, atau diare yang tidak kunjung berhenti.
Jika Anda mengalami demam, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin. Anda bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk konsultasi kesehatan.
Yuk, jaga kesehatan tubuh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital. Anda juga bisa konsultasi dan buat janji dengan dokter di Ciputra Hospital terdekat.
Cek layanan rumah sakit Ciputra Hospital mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU) selengkapnya sekarang juga.



