Ditulis oleh Tim Konten Medis
Ciri-ciri bayi sehat dapat dilihat dari nafsu makan yang baik, frekuensi buang air kecil dan besar bagus, berat badan yang terus naik, pola tidur teratur, serta kemampuan merespons suara dan lingkungan. Cara menjaga kesehatan bayi dapat Anda lakukan dnegan memberikan susu eksklusif selama 6 bulan, memberikan makan dengan sabar, pastikan bayi tidur dengan cukup, dan laungkan waktu bermain di lantai.

Mengetahui kondisi kesehatan bayi sejak dini membantu orang tua memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Setiap bayi memiliki tanda-tanda khusus yang menunjukkan bahwa tubuh dan sistem organ mereka berfungsi dengan baik.
Pemantauan rutin terhadap perilaku, pola makan, dan respons bayi terhadap lingkungan menjadi cara sederhana untuk menjaga kesehatannya. Dengan perhatian dan perawatan yang tepat, bayi dapat tumbuh aktif, bahagia, dan sehat setiap hari.
Tanda Bayi Sehat
Mengetahui tanda bayi sehat sangat penting bagi orang tua agar dapat memantau tumbuh kembang si kecil dengan baik. Bayi yang sehat biasanya menunjukkan perilaku dan respons tubuh yang konsisten, mulai dari pola makan hingga cara mereka berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Sebaliknya, memahami ciri-ciri bayi tidak sehat juga perlu Anda perhatikan agar orang tua dapat segera mengambil tindakan medis jika terjadi sesuatu yang tidak normal. Dengan mengenali tanda-tanda bayi baru lahir sehat, Anda bisa memastikan bahwa tumbuh kembangnya berjalan optimal sejak dini. Berikut tanda-tandanya yang perlu Anda ketahui:
1. Bayi Makan dengan Baik
Salah satu tandanya adalah memiliki nafsu makan yang baik, baik melalui ASI maupun susu formula. Umumnya, bayi baru lahir akan menyusu setiap 2–4 jam sekali dan tampak puas setelah menyusu.
Jika bayi menolak makan, sulit menelan, atau terlihat tidak tertarik pada makanan, kondisi ini bisa menjadi ciri-ciri bayi tidak sehat yang perlu diperhatikan. Bayi yang makan dengan baik menunjukkan bahwa sistem pencernaannya berfungsi normal dan tubuhnya menerima cukup nutrisi untuk tumbuh.
Baca Juga: 18 Fakta Bayi Baru Lahir yang Jarang Orang Tahu
2. Memiliki Banyak Popok Basah dan Kotor
Tanda bayi yang baru lahir dapat Anda lihat dari frekuensi buang air kecil dan besar. Umumnya, bayi yang sehat memiliki sekitar 5–6 popok basah dan 2–4 popok kotor setiap hari.
Jika popok bayi jarang basah atau tidak ada kotoran selama beberapa waktu, bisa jadi bayi mengalami dehidrasi atau kekurangan asupan. Pola buang air ini menunjukkan bahwa tubuh bayi berfungsi dengan baik dalam menyerap dan membuang sisa metabolisme.
3. Berat Badan Bertambah Secara Bertahap
Ciri-ciri bayi sehat lainnya adalah berat badan yang terus meningkat sesuai usianya. Setiap kunjungan ke dokter anak biasanya dilakukan pemeriksaan berat badan, panjang tubuh, dan lingkar kepala.
Pertambahan berat badan menunjukkan bahwa bayi mendapatkan cukup gizi dan energinya terserap dengan baik. Jika bayi tidak mengalami kenaikan berat badan dalam waktu lama, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
4. Tenang Saat Mendengar Suara Orang Tua
Tandanya juga dapat Anda lihat dari responsnya terhadap suara dan sentuhan orang tua. Bayi biasanya merasa tenang atau berhenti menangis saat mendengar suara yang familiar.
Hal ini menunjukkan adanya ikatan emosional yang kuat antara bayi dan orang tua, serta menjadi dasar perkembangan sosialnya. Ciri-ciri bayi cerdas dan pintar sering kali terlihat dari kemampuannya mengenali suara dan sentuhan sejak dini.
5. Sering Terjaga dengan Wajah Tenang dan Penuh Perhatian
Bayi yang sehat biasanya memiliki waktu tenang beberapa kali sehari untuk mengamati sekelilingnya. Pada usia 1 bulan, mereka mulai bisa fokus pada wajah atau benda di dekatnya.
Saat bayi terlihat tenang, memperhatikan, dan fokus pada sesuatu, itu tanda bahwa otak dan sistem sarafnya sedang berkembang. Kondisi ini juga menjadi awal dari kemampuan belajar dan mengenal lingkungan.
6. Merespons Suara Baru di Sekitar
Tanda bayi baru lahir sehat lainnya adalah kemampuannya menoleh atau mencari sumber suara. Bayi sudah bisa mendengar sejak lahir, namun kemampuan mengenali suara akan semakin baik seiring waktu.
Ketika bayi mulai membedakan suara di sekitar, seperti tawa atau musik, itu menunjukkan pendengarannya berkembang dengan baik. Respon ini juga menjadi salah satu ciri-ciri bayi aktif dan memiliki rasa ingin tahu tinggi.
7. Tertarik pada Warna, Pola, dan Gerakan
Bayi sehat biasanya tertarik pada benda bergerak atau warna kontras. Saat berusia 1–2 bulan, penglihatannya mulai tajam dan bisa mengikuti gerakan benda seperti kipas atau mainan gantung.
Minat terhadap pola dan warna menandakan bahwa penglihatan serta perkembangan otaknya berjalan dengan baik. Ini juga termasuk tanda bayi cerdas dan pintar karena mereka mulai mengenali bentuk dan pergerakan di sekitarnya.
8. Membuat Kontak Mata dan Tersenyum
Kontak mata dan senyum pertama bayi menjadi momen penting yang menandakan perkembangan sosial dan emosionalnya. Biasanya, bayi mulai tersenyum di usia 2 bulan dan mengoceh pada usia 3 bulan.
Bayi yang mulai merespons senyuman orang lain menunjukkan kemampuan berinteraksi dan mengenal wajah. Ini juga menjadi ciri-ciri bayi aktif dan bahagia karena mereka mulai memahami komunikasi nonverbal.
9. Pola Tidur Lebih Teratur dan Menangis Lebih Jarang
Ketika sistem saraf bayi mulai matang, pola tidur dan waktu bangunnya menjadi lebih teratur. Biasanya, bayi mulai tidur lebih lama di malam hari dan memiliki waktu tidur siang yang konsisten.
Menurunnya frekuensi tangisan menunjukkan bahwa bayi sudah bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Pola ini termasuk tanda bayi yang sehat karena tubuhnya mulai mengenali ritme alami untuk beristirahat.
10. Mampu Menopang Berat Badannya Sendiri
Ciri-ciri bayi sehat dan aktif dapat dilihat dari kekuatan ototnya. Sekitar usia 1 bulan, bayi mulai bisa mengangkat kepala sebentar, dan kemampuan ini meningkat di usia 3 bulan.
Kemampuan menopang kepala menunjukkan bahwa otot leher dan tubuh bayi berkembang dengan baik. Aktivitas seperti tummy time sangat penting untuk melatih kekuatan otot bayi agar siap untuk duduk dan merangkak nantinya.
Baca Juga: Kenali 8 Tanda Kehamilan Sehat dan Janin Berkembang Baik
Cara Mendukung Kesehatan Tubuh Bayi
Menjaga kesehatan tubuh bayi dapat dilakukan sejak dini melalui pemberian nutrisi, aktivitas fisik ringan, dan pola tidur yang teratur. Dengan langkah sederhana dan konsisten, bayi dapat tumbuh kuat, aktif, dan berkembang dengan optimal.
- Susui bayi secara eksklusif selama 6 bulan pertama karena ASI mencukupi semua kebutuhan nutrisinya.
- Setelah usia 6 bulan, kenalkan makanan padat sehat secara perlahan sambil tetap memberikan ASI.
- Beri makan dengan sabar dan biarkan bayi mencoba rasa baru tanpa paksaan.
- Ajak bayi tetap aktif dengan sering menggerakkan tangan dan kakinya setiap hari.
- Luangkan waktu bermain di lantai agar bayi bisa belajar bergerak dan memperkuat ototnya.
- Hindari terlalu lama menaruh bayi di ayunan, kereta dorong, atau kursi duduk bayi.
- Batasi penggunaan layar; bayi di bawah 18 bulan sebaiknya tidak menonton, kecuali untuk video call.
- Pastikan bayi tidur cukup, yaitu 12–16 jam per hari termasuk waktu tidur siang.
Baca Juga: Waspadai 8 Ciri-ciri Janin Tidak Berkembang Normal
Yuk kunjungi Ciputra Hospital, dan dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda. Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Princess Ruth
Source
- Health Services of North Texas. Three Signs Your Newborn Is Healthy. Januari 2026
- Parents. 8 Signs of Health Baby. Januari 2026
- CDC. Positive Parenting Tips: Infants (0-1 years). Januari 2026





