Cara menghitung denyut nadi bisa Anda lakukan dengan menempelkan jari pada pergelangan tangan atau leher dan menghitung jumlah detak dalam 60 detik. Denyut nadi normal orang dewasa saat istirahat berkisar 60-100 denyut per menit, sedangkan pada anak-anak nilainya berbeda menurut usia, yaitu sekitar 100-205 denyut per menit pada bayi baru lahir hingga 75-118 denyut per menit pada anak usia sekolah.

Denyut nadi normal pada orang dewasa biasanya berkisar antara 60 hingga 100 kali per menit saat istirahat. Jika denyut jantung lebih lambat dari 60 kali per menit bernama bradikardia, sedangkan lebih cepat dari 100 kali per menit bernama takikardia.
Meskipun demikian, denyut jantung ideal pada sebagian orang bisa berada di kisaran 50 hingga 70 kali per menit. Perlu Anda pahami bahwa detak jantung sehat dapat bervariasi tergantung kondisi tubuh, aktivitas, maupun faktor kesehatan tertentu.
Cara Menghitung Denyut Nadi
Denyut nadi adalah jumlah detak jantung per menit yang bisa menjadi indikator kesehatan tubuh. Umumnya, denyut nadi normal orang dewasa berada di kisaran 60–100 kali per menit saat istirahat.
Untuk mengetahui cara menghitung denyut nadi normal, cukup tempelkan ujung jari telunjuk dan tengah pada pergelangan tangan atau leher, lalu hitung jumlah denyut dalam 60 detik.
Cara menghitung denyut nadi maksimal dengan rumusnya adalah 220 lalu kurangi usia Anda, misalnya seseorang berusia 30 tahun memiliki denyut nadi maksimal 190 kali per menit. Angka ini hanya perkiraan kasar untuk membantu menentukan zona latihan (target heart rate), bukan batas aman yang pasti, karena hasilnya bisa berbeda sekitar 10-12 denyut per menit pada tiap orang. Jika Anda memiliki penyakit jantung, tanyakan batas latihan yang tepat kepada dokter.
Baca Juga: Penyebab Jantung Cepat (Takikardia) dan Cara Mengatasi
Denyut Nadi Normal Berdasarkan Usia
Mengetahui detak jantung normal sangat penting untuk memantau kesehatan, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Nadi normal dapat berbeda tergantung usia, tingkat aktivitas, dan kondisi tubuh.
Dengan memahami rentang denyut nadi normal per menit, kita bisa lebih cepat mengenali apakah kondisi jantung berada dalam batas sehat atau termasuk denyut nadi tidak normal yang perlu diperiksa lebih lanjut.
- Bayi baru lahir: 100–205 denyut per menit
- Bayi di bawah 1 tahun: 100–180 denyut per menit
- Anak usia 1–2 tahun: 98–140 denyut per menit (denyut nadi normal anak)
- Anak usia 3–5 tahun: 80–120 denyut per menit
- Anak usia 6–7 tahun: 75–118 denyut per menit
- Remaja dan dewasa: 60–100 denyut per menit (denyut nadi normal dewasa)
- Atlet atau orang yang rutin berolahraga: bisa lebih rendah, sekitar 40-60 denyut per menit karena jantung bekerja lebih efisien. Namun denyut serendah ini pada orang yang tidak terlatih, atau yang disertai pusing, lemas, atau hampir pingsan, perlu diperiksakan ke dokter.
Baca Juga: Penyebab Detak Jantung Lambat (Bradikardia) & Pengobatan
Denyut Nadi Saat Olahraga
Saat berolahraga, tubuh bekerja lebih keras sehingga denyut nadi akan meningkat. Dalam kondisi ini, kisaran denyut nadi saat olahraga yang dianggap sehat adalah sekitar 50% hingga 70% dari denyut nadi maksimal.
Dengan menjaga denyut nadi tetap dalam kisaran ini, olahraga menjadi lebih aman dan bermanfaat bagi kebugaran. Untuk mengetahui denyut nadi maksimal, Anda bisa gunakan rumus sederhana yaitu 220 lalu kurangi usia Anda.
Misalnya, pada usia 30 tahun, denyut nadi maksimal adalah 190 denyut per menit, sehingga rentang ideal saat berolahraga adalah 95 hingga 133 denyut per menit.
Dampak Jika Denyut Nadi Terlalu Cepat atau Lambat
Denyut nadi yang terlalu cepat saat istirahat, yaitu lebih dari 100 kali per menit, bernama takikardia. Kondisi ini bisa muncul karena aktivitas fisik, infeksi, atau masalah kesehatan tertentu, dan sering kali muncul gejala seperti pusing, jantung berdebar, atau hampir pingsan.
Sebaliknya, denyut nadi yang terlalu lambat di bawah 60 kali per menit bernama bradikardia. Meskipun bisa normal pada atlet atau orang yang sangat bugar, pada sebagian orang hal ini bisa menandakan gangguan jantung, terutama bila muncul rasa lelah, pusing, atau lemah.
Baca Juga: 14 Tanda Sakit Jantung yang Penting Diwaspadai
Segera hubungi 119 atau ke IGD terdekat jika nyeri dada berlangsung lebih dari 5 menit, dengan sesak napas, keringat dingin, mual, pingsan, atau nyeri menjalar ke lengan atau rahang.
Jika Anda atau keluarga Anda mengalami denyut nadi tidak normal, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.




