Pencegahan endemik Covid-19 bisa dengan cara sederhana yang direkomendasikan secara global, termasuk melakukan vaksinasi, memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, tutup mulut saat bersin atau batuk, hingga makan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Golongan yang penting melakukan langkah pencegahan ini terutama adalah kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta.

Penggunaan masker yang benar sebaiknya menutup ketat bagian hidung, mulut, dan dagu.
Langkah Pencegahan Covid-19
Berikut beberapa langkah pencegahan covid-19 yang bisa Anda lakukan:
1. Pakai Masker
WHO menyatakan bahwa salah satu media penularan virus covid-19 adalah melalui udara. Udara akan membawa droplet pindah dan menyebar dari orang yang terinfeksi ke orang lain.
Akibatnya, orang lain akan terinfeksi dan penyebarannya semakin luas. Oleh karena itu, penggunaan masker berguna untuk mengurangi penularan dan mencegah penyebaran dari orang tanpa gejala.
Selain itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan penggunaan masker saat berada di tempat umum. Dengan langkah ini dapat memperkecil risiko penularan dan penyebaran virus covid-19.
Baca Juga: COVID-19 Varian Stratus XFG & Penyebarannya di Indonesia
2. Hindari Menyentuh Area Wajah
Menurut WHO, virus masuk serta menginfeksi tubuh melalui mulut, hidung, dan mata. Jika Anda menyentuh suatu permukaan yang terinfeksi virus covid-19 kemudian langsung menyentuh area wajah, virus dapat pindah dan masuk ke tubuh.
Oleh karena itu, bila tangan Anda kotor sebaiknya hindari menyentuh area wajah. Jika memang terpaksa, gunakan tisu atau cucilah tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah. Sementara tidak menggigit kuku juga termasuk dalam upaya pencegahan agar virus tidak masuk ke mulut Anda.
3. Menjaga Jarak Fisik
Penularan juga dapat terjadi saat Anda tidak menjaga jarak dengan orang lain, terutama dengan orang yang telah terpapar virus covid-19. Sebab, virus dapat pindah dengan cepat ke tubuh dan menginfeksi.
WHO menyarankan untuk setiap orang agar selalu menjaga jarak ketika di luar rumah. Dengan menjaga jarak, maka akan mencegah Anda agar tidak tertular atau menularkan virus kepada orang lain.
Terutama bagi Anda yang memiliki risiko sakit parah dan memiliki penyakit bawaan. Karena beberapa orang bisa saja menyebarkan virus covid-19 meski tidak menunjukkan gejala apapun. Pastikan jarak aman untuk mencegah penularan setidaknya 2 meter dari orang lain.
4. Hindari Keramaian dan Ruang Berventilasi Buruk
Berada di keramaian seperti pasar, restoran, atau mall membuat Anda berisiko tinggi tertular virus covid-19. Sebab, keramaian dapat memicu penyebaran dan penularan virus.
WHO juga menyarankan untuk menghindari keramaian dan tidak keluar rumah jika bukan karena kondisi darurat. Selain itu, ruangan dengan ventilasi buruk juga bisa menjadi tempat penyebaran virus covid-19.
Misalnya, ruang tertutup atau ruangan yang tidak ada sirkulasi udaranya. Jadi, jika memungkinkan, bukalah pintu atau jendela di ruangan tersebut agar udara segar dapat masuk ke ruangan.
Sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) dapat membantu mengurangi jumlah virus COVID-19 yang berada di udara melalui proses penyaringan dan sirkulasi udara. Namun, penggunaan sistem HVAC, alat pembersih udara, atau peningkatan ventilasi saja belum cukup untuk sepenuhnya melindungi Anda dan keluarga dari COVID-19.
Untuk membantu meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, beberapa hal yang dapat Anda lakukan antara lain:
- Pastikan filter pada sistem HVAC terpasang dengan benar. Pertimbangkan penggunaan filter dengan tingkat penyaringan tertinggi yang masih sesuai dengan kemampuan sistem HVAC Anda.
- Jalankan kipas pada sistem HVAC lebih lama atau secara terus-menerus karena sistem hanya menyaring udara ketika kipas sedang bekerja. Beberapa sistem memungkinkan kipas berjalan tanpa menyalakan pemanas atau pendingin udara.
- Gunakan alat pembersih udara (air purifier) dengan benar karena dapat membantu mengurangi kontaminan di udara, termasuk virus, dalam ruangan tertutup.
- Tingkatkan sirkulasi udara dengan memasukkan udara dari luar, seperti: Membuka jendela dan pintu yang memiliki ventilasi jika memungkinkan, gunakan pendingin udara jendela, buka saluran udara luar pada sistem HVAC, dan nyalakan kipas kamar mandi.
Hindari membuka ventilasi dari luar ketika kualitas udara luar sedang buruk atau kondisi tersebut membuat ruangan menjadi terlalu dingin, panas, atau lembap. Penggunaan alat ventilasi portabel seperti kipas juga perlu Anda perhatikan.
Arah hembusan udara sebaiknya tidak langsung mengarah dari satu orang ke orang lain untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus melalui udara. Penggunaan ozone generator pada ruangan yang sedang digunakan tidak disarankan. Ozon yang digunakan dalam batas standar kesehatan masyarakat tidak terbukti efektif menghilangkan virus, bakteri, jamur, atau kontaminan biologis lainnya dari udara dalam ruangan.
Baca Juga: Pneumonia Covid-19
5. Sering Mencuci Tangan
Sering-seringlah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Terutama jika Anda usai dari tempat umum atau melakukan kontak dengan orang yang sakit.
Sebab, virus covid-19 dapat pindah dari permukaan ke tubuh. Selain itu, mencuci tangan direkomendasikan sebelum Anda makan, menyentuh wajah, atau setelah menggunakan kamar kecil, dan setelah menyentuh hewan.
WHO menjelaskan mengenai tata cara mencuci tangan minimal 20 detik menggunakan sabun dan air mengalir hingga bersih. Jika tidak ada sabun dan air, bisa menggunakan handsanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%. Sebuah penelitian di China mengklaim bahwa mencuci tangan sangat efektif dalam mencegah infeksi virus covid-19.
6. Vaksinasi
WHO telah menetapkan bahwa vaksinasi adalah langkah penting yang dapat membantu melindungi diri dari virus covid-19. Sebab, vaksin memberikan banyak manfaat bagi tubuh, sekalipun tidak membuat kita kebal dari virus covid-19.
Efektivitas dari vaksin bermanfaat untuk menstimulasi kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh yang sudah terbentuk akan melawan virus di dalam tubuh dan melindungi dari infeksi parah, rawat inap, hingga kematian.
Vaksin covid-19 periode 2025-2026 direkomendasikan untuk individu usia 6 bulan ke atas berdasarkan pertimbangan kondisi masing-masing. Vaksinasi covid-19 membantu melindungi tubuh dari risiko mengalami gejala berat, menjalani perawatan di rumah sakit, hingga kematian akibat covid-19.
Vaksinasi terutama penting bagi kelompok usia 65 tahun ke atas, orang yang memiliki risiko tinggi mengalami covid-19 berat, serta individu yang belum pernah mendapatkan vaksin covid-19. Perlindungan dari vaksin dapat menurun seiring waktu sehingga vaksinasi ulang tetap perlu untuk membantu menjaga perlindungan terhadap strain covid-19 yang saat ini beredar.
Jenis vaksin covid-19 periode 2025-2026 yang tersedia, yaitu:
- Moderna COVID-19 Vaccine: Spikevax tersedia untuk kelompok usia mulai dari 6 bulan ke atas
- Moderna COVID-19 Vaccine: mNexspike dapat diberikan saat usia 12 tahun ke atas
- Pfizer-BioNTech COVID-19 Vaccine: Comirnaty tersedia untuk usia 5 tahun ke atas
- Novavax COVID-19 Vaccine: Nuvaxovid untuk kelompok usia 12 tahun ke atas
7. Melakukan Disinfektan
Melakukan disinfektan bisa menjadi langkah pencegahan covid-19. Bersihkan permukaan dengan melakukan disinfektan yang mengandung alkohol.
Langkah ini akan membunuh virus covid-19 yang menempel dan bertahan pada benda. Anda dapat menyemprotkannya pada pegangan pintu, mainan, ponsel, laptop, atau benda lainnya. Lakukan penyemprotan disinfektan ini beberapa kali sehari untuk upaya pencegahan Covid-19.
8. Tutup Mulut dan Hidung Saat Batuk dan Bersin
Virus Covid-19 banyak ditemukan pada hidung dan mulut. Artinya, ketika Anda batuk dan bersin virus akan terbawa keluar ke udara dan dapat menular ke orang lain.
Oleh karenanya, CDC menganjurkan untuk menutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Anda dapat menggunakan tisu atau masker untuk menutupinya.
9. Mencuci Bahan Makanan Segar Sebelum Dikonsumsi
Sebaiknya cuci bahan makanan segar seperti buah atau sayuran. Sebab, permukaan dari bahan makanan segar seperti buah atau sayuran bisa menjadi tempat bersarang virus covid-19.
Mencuci semua bahan tersebut di bawah air mengalir sebelum Anda makan akan membantu menghilangkan virus. Menurut CDC, tidak direkomendasikan untuk mencuci buah dan sayuran menggunakan sabun, detergen, atau produk lainnya karena dapat membahayakan tubuh saat di konsumsi.
10. Isolasi Mandiri
Jika Anda terkonfirmasi covid-19, lakukan isolasi mandiri dengan tetap berada di rumah selama minimal 5 hari, tanpa melihat status vaksinasi. Pada periode awal tersebut, terutama 5 hari pertama, risiko penularan kepada orang lain lebih tinggi.
Apabila mengalami gejala yang mengarah ke covid-19 dan masih menunggu hasil tes, tetap lakukan isolasi sampai hasil pemeriksaan keluar. Hasil tes positif perlu diikuti dengan anjuran isolasi sesuai ketentuan, sedangkan hasil negatif memungkinkan isolasi dihentikan.
Perhitungan masa isolasi covid-19 ditentukan berdasarkan ada atau tidaknya gejala:
Bagi orang yang tidak mengalami gejala:
- Hari pertama isolasi (hari ke-0) dihitung sejak tanggal tes, bukan saat hasil positif diterima.
- Hari berikutnya (hari ke-1) dihitung sebagai hari pertama setelah pemeriksaan dilakukan.
- Apabila gejala muncul dalam waktu 10 hari setelah tes, perhitungan isolasi kembali mulai dari hari ke-0, yaitu pada hari munculnya gejala.
Bagi orang yang mengalami gejala:
- Hari ke-0 terhitung sejak gejala pertama kali muncul, tanpa memperhatikan tanggal pemeriksaan atau hasil tes positif.
- Hari ke-1 dihitung sebagai hari pertama setelah gejala mulai Anda rasakan.
Baca Juga: Waspadai Penyebaran COVID-19 Nimbus NB.1.8.1
Kapan Harus ke Dokter?
Segera dapatkan pertolongan medis darurat jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala berat atau kondisi yang mengkhawatirkan. Beberapa tanda yang memerlukan penanganan segera meliputi:
- Sesak atau kesulitan bernapas
- Nyeri atau tekanan pada dada yang menetap
- Kebingungan yang muncul secara tiba-tiba
- Kesulitan untuk terbangun atau tetap terjaga
Jika Anda mengalami gejala COVID-19 atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, segera konsultasikan ke Ciputra Hospital. Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU) hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.



