Ditulis oleh Tim Konten Medis
Perut Gatal Saat Hamil bisa disebabkan oleh peregangan kulit, kulit kering, eksim, hingga kondisi tertentu. Cara mengatasinya termasuk menggunakan pelembap, hindari menggaruk, gunakan minyak vitamin E, kompres dingin, serta gunakan krim hidrokortison untuk gatal yang ekstrem.

Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh wanita, termasuk pada kondisi kulit. Salah satu keluhan yang sering muncul adalah rasa gatal, terutama di perut bagian bawah atau seluruh area perut.
Rasa gatal ini bisa disebabkan oleh peregangan kulit, perubahan hormon, atau kondisi medis tertentu. Memahami penyebab dan cara mengatasinya dapat membantu ibu hamil merasa lebih nyaman selama masa kehamilan.
Penyebab Perut Gatal Saat Hamil
Perubahan tubuh selama kehamilan tidak hanya memengaruhi bentuk fisik, tetapi juga kondisi kulit. Salah satu keluhan yang sering penderita alami adalah gatal di perut bagian bawah atau di seluruh area perut.
Hal ini umumnya terjadi karena kulit meregang untuk menyesuaikan dengan pertumbuhan janin, namun ada juga penyebab lain yang perlu Anda waspadai. Mengetahui berbagai penyebab perut gatal saat hamil akan membantu ibu mengambil langkah tepat untuk mengatasinya.
1. Kulit yang Meregang
Seiring bertambahnya usia kehamilan, kulit pada perut akan meregang untuk memberi ruang bagi janin. Proses ini bisa memicu rasa gatal, terutama di sekitar pusar dan bagian bawah perut. Kadang, peregangan ini juga memunculkan garis merah atau pink yang bernama stretch mark.
2. Kulit Kering
Perubahan hormon selama kehamilan dapat membuat kulit kehilangan kelembapan dan elastisitasnya. Akibatnya, kulit terasa lebih kering dan rentan gatal. Kulit kering ini bisa muncul pengelupasan halus di sekitar perut, termasuk di area perut bagian bawah.
Baca Juga: Tes Kehamilan dengan Garam, Apakah Efektif?
3. Atopic Eruption of Pregnancy (AEP)
AEP adalah istilah untuk berbagai jenis ruam gatal yang muncul saat hamil, biasanya di trimester pertama atau kedua. Kondisi ini bisa menyebabkan kulit kering, dan sering muncul pada ibu hamil yang memiliki riwayat kulit sensitif.
4. Eksim
Eksim adalah kondisi kulit yang muncul dengan kemerahan, gatal, kering, dan bersisik. Pada ibu hamil, eksim bisa muncul di area perut atau bagian tubuh lain seperti lipatan siku dan belakang lutut, terutama jika kulit sensitif terhadap iritasi.
5. Prurigo of Pregnancy
Prurigo adalah ruam gatal berbentuk bintil merah kecil yang bisa muncul di perut, lengan, atau kaki. Biasanya terjadi pada trimester pertama atau kedua, dan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman terutama saat malam hari.
6. Intrahepatic Cholestasis of Pregnancy
Kondisi ini disebabkan oleh gangguan fungsi hati yang membuat zat sisa tidak terbuang dengan baik. Gejalanya berupa rasa gatal hebat tanpa ruam, biasanya dimulai dari telapak tangan atau kaki dan menyebar ke seluruh tubuh, termasuk perut. Kondisi ini jarang terjadi, tapi perlu pemantauan medis khusus.
7. Polymorphic Eruption of Pregnancy (PEP/PUPPP)
PEP atau PUPPP adalah ruam merah dan bintil gatal yang biasanya bermula di area stretch mark pada perut, kemudian menyebar ke bagian tubuh lain. Kondisi ini sering terjadi di trimester akhir, terutama pada kehamilan pertama.
8. Pemphigoid Gestationis
Ini adalah kondisi autoimun langka yang menyebabkan bintil gatal berkembang menjadi lepuhan. Walau jarang terjadi, pemphigoid gestationis memerlukan perhatian medis karena bisa memengaruhi kenyamanan ibu hamil.
Baca Juga: Gangguan Sistem Pencernaan pada Ibu Hamil, Apa Saja?
Cara Mengatasi Kulit Gatal Saat Hamil
Rasa gatal di perut saat hamil memang umum terjadi, terutama karena kulit meregang seiring pertumbuhan janin. Namun, rasa gatal ini bisa membuat ibu hamil tidak nyaman, apalagi jika sering muncul di malam hari.
Menggaruk tidak langsung menimbulkan stretch mark, tapi dapat memperparah iritasi kulit dan membuat bekas garis lebih terlihat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi perut gatal saat hamil yang aman dan efektif.
- Hindari Menggaruk. Meskipun terasa mengganggu, menggaruk hanya akan membuat kulit semakin iritasi dan berisiko menimbulkan luka atau peradangan.
- Gunakan Pelembap Tanpa Pewangi. Oleskan pelembap ringan dan bebas pewangi secara rutin untuk membantu mengunci kelembapan kulit.
- Oleskan Krim Anti Gatal. Krim seperti calamine lotion dapat membantu meredakan gatal, terutama pada kasus gatal yang cukup parah. Gunakan sesuai petunjuk agar aman untuk ibu hamil.
- Gunakan Minyak Vitamin E. Minyak vitamin E dapat membantu menenangkan kulit dan memperbaiki area yang kering atau teriritasi.
- Mandi Oatmeal Hangat. Rendam tubuh dengan air hangat yang dicampur oatmeal untuk mengurangi rasa gatal.
- Gunakan Humidifier di Kamar. Menyalakan humidifier di kamar dapat membantu menjaga kelembapan udara, sehingga kulit tidak cepat kering.
- Kompres Dingin. Tempelkan kain basah dan dingin pada area yang gatal selama 5–10 menit.
- Krim Hidrokortison untuk Kasus Ekstrem. Jika gatal sangat mengganggu, krim hidrokortison dapat Anda gunakan dalam jumlah kecil, maksimal sekali sehari.
Baca Juga: Kenali 8 Tanda Kehamilan Sehat dan Janin Berkembang Baik
Jika Anda atau orang terdekat menunjukan gatal di perut saat hamil, segera kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh Dr. Sony Prabowo, MARS
Source:
- healthline. Itchy Belly During Pregnancy? Here’s What It Could Be. Desember 2025
- Pregnancy birth&baby. Itching during pregnancy. Desember 2025
- what to expect. How to Relieve Itchy Skin During Pregnancy. Desember 2025






