Ditulis oleh Tim Konten Medis
Penyebab bayi rewel bisa bermacam-macam, mulai dari lapar, masalah pencernaan, sensitive pada makanan, rasa lelah, popok kotor, tumbuh gigi, tidak nyaman, hingga sakit atau demam. Dengan mengetahui penyebabnya, orang tua dapat mengatasinya dengan usap kepala bayi atau perut, redupkan cahaya ruangan, gunakan dot atau empeng, peluk bayi, serta pindahkan bayi ke tempat yang lebih nyaman.

Menangani bayi yang rewel bisa menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua, terutama jika tangisannya tak kunjung reda. Kondisi ini kerap membuat bingung karena bayi belum bisa menyampaikan apa yang dirasakannya.
Memahami berbagai penyebab bayi rewel dapat membantu orang tua merespons dengan tepat dan memberikan kenyamanan yang dibutuhkan Si Kecil. Dengan pendekatan yang tepat, tangisan Si Kecil bisa berubah menjadi senyum yang menenangkan.
Penyebab Bayi Rewel
Bayi yang rewel merupakan hal yang wajar, terutama di masa-masa awal kehidupannya. Namun, jika tangisan berlangsung terus-menerus, sulit ditenangkan, atau disertai dengan gejala lain seperti susah tidur atau tidak mau menyusu, maka penting untuk memahami penyebabnya.
Beberapa faktor bisa menjadi pemicu, mulai dari kebutuhan dasar yang belum terpenuhi hingga kondisi medis ringan atau serius. Berikut berbagai penyebab bayi rewel, termasuk penyebab bayi rewel dan susah tidur, serta mengapa bayi menangis di malam hari atau saat tidur.
1. Rasa Lapar
Salah satu penyebab bayi rewel dan tidak mau menyusu adalah rasa lapar yang datang sebelum bayi menangis keras. Bayi umumnya menunjukkan tanda-tanda lapar seperti mengisap jari atau menjulurkan lidah. Menjaga jadwal menyusui dan mengenali sinyal awal bisa membantu mencegah rewel berlebihan.
2. Masalah Pencernaan
Masalah seperti gas atau refluks bisa membuat bayi tidak nyaman, bahkan menyebabkan bayi menangis terus menerus. Posisi menyusui yang salah atau udara yang tertelan saat minum susu juga bisa memperburuk kondisi ini. Menggendong bayi dalam posisi miring ke kiri dan menggosok punggungnya bisa membantu.
3. Sensitivitas Makanan
Pada kasus tertentu, penyebab bayi rewel dan tidak mau menyusu bisa berasal dari sensitivitas terhadap makanan, terutama jika bayi menyusu ASI. Makanan yang ibu konsumsi, seperti produk susu, kafein, atau makanan bergas, bisa menimbulkan ketidaknyamanan pada bayi.
4. Rasa Lelah atau Mengantuk
Penyebab bayi rewel dan susah tidur sering kali berasal dari kelelahan. Bayi yang terlalu lelah justru akan lebih sulit untuk tidur. Memberikan rutinitas tidur yang tenang seperti menggendong atau membacakan lullaby bisa membantu menenangkan mereka.
5. Popok Kotor
Beberapa bayi merasa sangat terganggu dengan popok basah atau kotor, sehingga menjadi rewel dan gelisah. Pemeriksaan popok secara rutin dapat membantu menghindari ketidaknyamanan yang menjadi pemicu tangisan.
6. Perlu Disendawakan
Jika bayi langsung menangis setelah menyusu, kemungkinan besar ia perlu Anda sendawakan. Udara yang tertelan saat menyusu atau mengisap empeng bisa menyebabkan kembung. Menyendawakan bayi setelah menyusu bisa mencegah rewel dan ketidaknyamanan.
Baca Juga: 10 Cara meningkatkan Konsentrasi Bayi, Orangtua Perlu Tahu!
7. Pertumbuhan Gigi (Teething)
Pertumbuhan gigi pada bayi bisa menjadi penyebab bayi rewel di malam hari. Bayi biasanya menunjukkan tanda seperti mengeluarkan banyak air liur dan menggigit benda-benda di sekitarnya. Kompres dingin atau gigitan empuk bisa membantu meredakan nyeri gusi.
8. Terlalu Banyak Rangsangan
Bayi yang terlalu banyak berinteraksi atau dibawa ke tempat ramai bisa mengalami overstimulasi. Akibatnya, bayi bisa kesulitan tidur dan menjadi rewel. Mengajak bayi ke tempat yang tenang bisa membantu menenangkan sistem sarafnya.
9. Ingin Diperhatikan
Kadang, bayi menangis tengah malam hanya karena mereka ingin dekat dengan orang tuanya. Sentuhan, pelukan, atau suara ibu bisa memberikan rasa aman yang mereka butuhkan untuk tenang kembali.
10. Ketidaknyamanan Umum
Rewel bisa karena hal-hal kecil seperti label pakaian yang mengganggu atau suhu ruangan yang terlalu panas atau dingin. Periksa kondisi fisik bayi dan lingkungan sekitarnya jika ia terlihat tidak nyaman.
11. Kolik
Kolik adalah kondisi ketika bayi menangis berlebihan tanpa sebab jelas, biasanya di malam hari. Ini menjadi salah satu penyebab bayi rewel di malam hari yang paling membuat stres. Meski kolik tidak berbahaya, penting untuk menenangkan bayi dengan metode seperti mengayun atau white noise.
12. Sakit atau Demam
Salah satu penyebab bayi menangis terus menerus adalah karena sedang tidak enak badan, demam, atau mengalami infeksi ringan seperti pilek. Perhatikan apakah bayi tampak lesu, menyusu lebih sedikit, atau suhu tubuhnya meningkat, lalu konsultasikan segera ke dokter.
Baca Juga: Ciri-Ciri Bayi Sakit Perut dan Cara Mengatasinya
Cara Mengatasi Bayi Rewel Terus Menerus
Bayi yang rewel terus-menerus bisa membuat orang tua cemas, apalagi jika tangisannya sulit Anda hentikan. Mengetahui cara menenangkan bayi menangis dan memahami cara agar bayi tidak rewel sangat penting agar Si Kecil merasa lebih aman dan nyaman. Berikut ini beberapa cara mengatasi bayi rewel yang bisa Anda coba di rumah:
- Pastikan kebutuhan dasar bayi terpenuhi
- Gunakan dot atau empeng
- Usap kepala bayi dengan lembut
- Elus bagian perut bayi
- Gendong sambil mengayun pelan
- Ajak jalan-jalan dengan stroller atau naik mobil
- Pindah ke ruangan lain
- Redupkan cahaya ruangan
- Mandikan dengan air hangat
- Dekap dan peluk bayi salah satu yang harus dilakukan jika bayi rewel
- Putar musik lembut atau suara putih
- Pindahkan bayi yang tertidur ke boks
- Ambil jeda jika merasa lelah atau frustrasi
Baca Juga: Kapan Bayi Tumbuh Gigi? Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya
Jika bayi Anda rewel tak kunjung berhenti, segera kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh Dr. Sony Prabowo, MARS
Source:
- healthline. A Guide to Calming a Fussy Baby. Desember 2025
- the BUMP. 11 Reasons Why Babies Cry-And How to Soothe Their Tears. Desember 2025
- Nationwide Children’s. Calming a Fussy Baby. Desember 2025







