Ditulis oleh Tim Konten Medis
Manfaat rosemary untuk kesehatan di antaranya adalah memberikan efek menenangkan, sehingga bagus untuk mental, meningkatkan daya ingat, menjaga sistem saraf, menyehatkan kulit wajah, membuat rambut kuat dan sehat, menjaga kesehatan mata, hingga membantu menjaga kadar gula darah dan meredakan nyeri. Meski bermanfaat, konsumsi rosemary tetap perlu diperhatikan karena penggunaan berlebihan, terutama minyak esensial, dapat menimbulkan efek samping.

Rosemary tidak hanya dikenal sebagai rempah dapur beraroma khas, tetapi juga sebagai tanaman obat yang memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan tubuh secara alami. Tanaman herbal ini dapat dimanfaatkan melalui berbagai cara, mulai dari dikonsumsi sebagai bumbu dan minuman herbal hingga digunakan sebagai minyak untuk perawatan luar. Dengan penggunaan yang tepat, rosemary membantu menjaga keseimbangan tubuh sekaligus menunjang kesehatan kulit, rambut, dan fungsi organ.
Kandungan Gizi Rosemary
Rosemary merupakan salah satu herbal aromatik yang kaya akan fitokimia, yaitu senyawa alami yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Meski bukan zat gizi esensial seperti vitamin dan mineral, kandungan ini tetap membantu melindungi tubuh dari berbagai gangguan kesehatan serta mendukung fungsi organ secara menyeluruh.
Beberapa fitokimia dalam rosemary bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, mendukung fungsi hati, serta membantu menurunkan risiko gangguan pernapasan seperti asma. Selain itu, rosemary juga mengandung berbagai vitamin penting yang mendukung metabolisme dan energi tubuh.
Rosemary merupakan sumber yang baik untuk:
- Asam pantotenat
- Niasin
- Tiamin
- Folat
- Riboflavin
Kandungan gizi rosemary per satu tangkai adalah:
- Kalori: 3,9 kkal
- Protein: 0,1 gram
- Lemak: 0,2 gram
- Karbohidrat: 0,6 gram
- Serat: 0,4 gram
- Gula: 0 gram
Meskipun bernutrisi, konsumsi rosemary tetap perlu Anda perhatikan terutama dalam jumlah besar. Herbal ini juga sebaiknya tidak untuk ibu hamil, karena dapat merangsang aliran menstruasi dan berpotensi memicu efek yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Manfaat Serai dan Kandungan Gizinya
Manfaat Rosemary untuk Kesehatan
Rosemary merupakan tanaman herbal aromatik yang sering digunakan sebagai bumbu masakan sekaligus bahan perawatan alami. Selain memberi aroma khas, daun rosemary juga menyimpan berbagai senyawa aktif yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Penggunaannya cukup beragam, mulai dari konsumsi sebagai minuman herbal hingga pemakaian luar dalam bentuk minyak. Oleh karena itu, kegunaan rosemary kerap dikaitkan dengan kesehatan fisik, mental, hingga perawatan kecantikan sehari-hari.
Berikut manfaat rosemary yang perlu Anda ketahui:
1. Mengandung Antioksidan dan Senyawa Antiinflamasi Tinggi
Rosemary kaya akan antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Senyawa ini juga berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh agar tidak mudah mengalami peradangan kronis.
Selain itu, sifat anti-inflamasinya mendukung kesehatan jangka panjang dengan membantu tubuh merespons stres oksidatif secara alami. Konsumsi rosemary secara wajar dapat menjadi pelengkap gaya hidup sehat sehari-hari.
2. Membantu Menjaga Suasana Hati dan Kesehatan Mental
Aroma rosemary bisa memberikan efek menyegarkan yang membantu menenangkan pikiran. Hal ini membuat rosemary sering digunakan untuk membantu meredakan stres dan ketegangan emosional.
Tidak hanya itu, rosemary juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan rasa segar mental. Kondisi ini membuat pikiran lebih stabil dan suasana hati terasa lebih positif sepanjang hari.
3. Meningkatkan Daya Ingat dan Konsentrasi
Rosemary memiliki senyawa alami yang mendukung fungsi kognitif otak. Aromanya dapat membantu meningkatkan fokus dan daya ingat, terutama saat melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Dengan penggunaan rutin, rosemary membantu mempertahankan daya ingat serta kemampuan belajar. Efek ini menjadikan rosemary pilihan alami untuk mendukung produktivitas harian.
4. Bagus untuk Kesehatan Otak
Rosemary mengandung asam karnosik yang bisa melawan kerusakan akibat radikal bebas di otak. Penelitian menunjukkan, teh rosemary bahkan bisa melindungi kesehatan otak dengan mencegah kematian sel-sel otak. Hal ini bisa membantu pemulihan berbagai penyakit akibat kerusakan otak, termasuk stroke.
Bukan hanya itu, kandungan pada rosemary juga terbukti bisa mengobati penyakit Alzheimer dan mencegah seseorang terkena penyakit ini karena sifatnya yang mencegah penuaan pada sel otak.
5. Mencegah Tanda Penuaan Dini pada Kulit Wajah
Manfaat rosemary untuk kecantikan kulit wajah di antaranya adalah menjadi herbal alami untuk mencegah penuaan dini karena mengandung asam karsonik. Asam ini berfungsi melindungi kulit dari kerusakan yang akibat sinar UV. Menurut penelitian, rosemary juga bermanfaat untuk mengatasi peradangan kulit karena sifat anti-inflamasinya.
6. Mencegah dan Mengobati Kanker
Menurut penelitian rosemary dapat bermanfaat untuk mencegah dan mengobati kanker. Banyak penelitian menemukan bahwa rosemary menghentikan aktivasi karsinogen, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan, mengurangi peradangan yang merangsang tumor, dan menekan pertumbuhan tumor. Namun, manfaat rosemary untuk mengatasi kanker ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
7. Membantu Meredakan Nyeri
Rosemary secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan nyeri otot dan sendi. Efek hangat dan relaksasinya mendukung kenyamanan tubuh setelah aktivitas berat. Selain itu, rosemary juga membantu meningkatkan sirkulasi darah di area yang terasa nyeri.
8. Berpotensi Mendukung Kesehatan Rambut
Manfaat rosemary untuk rambut salah satunya adalah membantu menjaga kesehatan kulit kepala. Penggunaannya dapat mendukung pertumbuhan rambut yang lebih kuat dan sehat. Anda bisa menggunakan rosemary sebagai bahan untuk minyak rambut alami guna mencegah rambut rontok.
9. Menjaga Kesehatan Mata
Beberapa senyawa dalam rosemary membantu melindungi mata dari stres oksidatif. Perlindungan ini penting untuk menjaga fungsi penglihatan tetap optimal. Selain itu, rosemary mendukung kesehatan mata dengan membantu menjaga jaringan mata dari kerusakan akibat paparan cahaya berlebih.
10. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah
Rosemary memiliki senyawa alami yang membantu tubuh mengelola kadar gula darah. Efek ini mendukung keseimbangan metabolisme dalam tubuh.
Senyawa asam karnosik dan asam rosmarinik yang terkandung dalam teh rosemary bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes. Senyawa ini yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah tinggi dengan memberikan efek seperti insulin dan meningkatkan penyerapan glukosa ke dalam sel otot.
11. Mengatasi Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa manfaat mengonsumsi rosemary oil dapat meningkatkan tekanan darah sementara pada orang dengan hipotensi, namun manfaatnya bersifat sementara.
Selain bagus untuk hipotensi, manfaat rosemary oil lainnya adalah mengatasi batuk, eksim, kembung, asam urat, hingga gangguan pencernaan, dan hati.
12. Mencegah Kerusakan Ginjal Akibat Diabetes (Nefropati)
Salah satu gejala penyakit ginjal pada penderita diabetes adalah adanya protein dalam urine. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi produk yang mengandung rosemary, centaury, dan lovage dapat mengurangi jumlah protein dalam urin jika dikonsumsi bersamaan dengan obat diabetes.
13. Mengatasi Penyakit Gusi (Gingivitis)
Manfaat rosemary juga baik untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penelitian menunjukkan bahwa obat kumur herbal dengan kandungan rosemary dan bahan-bahan lainnya bisa membantu mengurangi pendarahan dan pembengkakan gusi pada penderita penyakit gusi jika digunakan dua kali sehari setelah makan selama dua minggu.
Baca Juga: 12 Manfaat Kunyit Asam bagi Kesehatan Tubuh
Efek Samping
Penggunaan rosemary dalam jumlah wajar sebagai penyedap makanan umumnya aman bagi kebanyakan orang. Selain itu, rosemary juga relatif aman untuk tujuan kesehatan dalam jangka pendek, asalkan Anda mengonsumsinya sesuai takaran yang dianjurkan, yaitu 4 hingga 6 gram per hari.
Namun, konsumsi rosemary dalam dosis berlebihan berpotensi menimbulkan efek yang tidak diinginkan, seperti:
- Reaksi alergi
- Muntah
- Kejang
- Koma
- Cairan di paru-paru untuk kasus yang jarang terjadi.
Cara Penggunaan Rosemary
Rosemary dapat Anda konsumsi dengan berbagai cara, seperti sebagai herbal untuk minyak, dibuat sebagai teh, hingga dikonsumsi secara langsung dalam bentuk yang segar. Namun, minyak esensial rosemary bersifat sangat pekat sehingga harus selalu diencerkan sebelum digunakan langsung pada kulit.
Penggunaan minyak esensial rosemary tidak disarankan untuk diminum secara langsung, karena dapat berisiko bagi kesehatan jika penggunaannya tidak tepat.
Baca Juga: 11 Manfaat Jahe untuk Kesehatan
Jika Anda atau keluarga Anda mengalami efek samping setelah mengonsumsi rosemary, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah direview oleh dr. Sony Prabowo, MARS
Source:
- WebMD. Health Benefits of Rosemary. Februari 2026
- Medical News Today. Everything you need to know about rosemary. Februari 2026
- verywell fit. The Health Benefits of Rosemary. Februari 2026







