Ditulis oleh Tim Konten Medis
Jenis olahraga atletik mencakup berbagai cabang seperti lari cepat, lari menengah, lari jarak jauh, lari gawang, lari estafet, jalan cepat, lompat tinggi, lompat galah, lompat jauh, lompat jangkit, tolak peluru, hingga lempar lembing yang melatih kekuatan serta daya tahan tubuh. Aktivitas ini memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik dan mental, termasuk membuat tubuh lebih kuat dan sehat hingga mengurangi stres.

Olahraga atletik merupakan cabang olahraga yang menjadi dasar dari banyak aktivitas fisik lainnya karena melatih kecepatan, kekuatan, ketangkasan, dan daya tahan tubuh. Setiap cabangnya memiliki teknik dan tujuan berbeda, namun semuanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fisik manusia secara menyeluruh.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, olahraga atletik juga berperan penting dalam membentuk mental yang kuat dan disiplin. Dengan latihan rutin dan teknik yang tepat, manfaat olahraga dapat dirasakan siapa pun, baik untuk kebugaran maupun keseimbangan hidup.
Macam-Macam Olahraga Atletik
Olahraga atletik merupakan cabang olahraga yang mengandalkan kemampuan fisik manusia seperti kecepatan, kekuatan, dan ketahanan tubuh. Ada banyak jenis olahraga atletik yang dilombakan di tingkat nasional maupun internasional, dan semuanya membutuhkan teknik serta latihan khusus agar dapat dilakukan dengan baik.
1. Lari Cepat
Lari cepat adalah salah satu macam-macam atletik yang menuntut kecepatan maksimal dalam jarak pendek, mulai dari 100 hingga 400 meter. Atlet harus mempertahankan kecepatan tinggi sepanjang lintasan untuk mencapai garis finis secepat mungkin.
Dalam lomba ini, memulai posisi awal dari start jongkok dengan bantuan balok start. Teknik start dan akselerasi sangat penting karena sedikit keterlambatan dapat memengaruhi hasil akhir perlombaan.
Baca Juga: 10 Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan Fisik dan Mental
2. Lari Menengah
Lari menengah mencakup jarak antara 800 hingga 2.000 meter dan menggabungkan kecepatan dengan daya tahan tubuh. Atlet perlu mengatur ritme lari agar energi tidak habis sebelum mencapai garis akhir.
Selain teknik, strategi seperti menentukan waktu yang tepat untuk mempercepat langkah juga menjadi kunci keberhasilan. Lari menengah menuntut keseimbangan antara kecepatan dan ketahanan otot pernapasan.
3. Lari Jarak Jauh
Lari jarak jauh merupakan jenis olahraga atletik yang membutuhkan ketahanan tubuh luar biasa. Jarak tempuhnya bisa mencapai ribuan meter hingga puluhan kilometer, seperti dalam lomba maraton.
Kecepatan bukan hal utama dalam cabang ini, melainkan konsistensi dan pengaturan napas yang baik. Atlet biasanya memulai dengan kecepatan stabil sebelum meningkatkan tempo menjelang akhir lomba.
4. Lari Gawang
Lari gawang menggabungkan kecepatan dan ketangkasan untuk melompati rintangan yang disebut gawang. Setiap pelari harus tetap menjaga ritme lari tanpa menyentuh atau menjatuhkan gawang.
Kemampuan koordinasi tubuh menjadi faktor penting agar langkah tetap stabil saat melompati rintangan. Perlombaan ini umumnya dilakukan di lintasan 100 hingga 400 meter.
5. Lari Estafet
Lari estafet dilakukan secara berkelompok, biasanya terdiri dari empat pelari dalam satu tim. Setiap pelari menempuh jarak tertentu sambil membawa tongkat (baton) yang harus diserahkan ke pelari berikutnya.
Kerja sama dan kecepatan dalam menyerahkan baton menjadi kunci kemenangan. Jika baton jatuh atau berpindah di luar zona yang ditentukan, tim akan didiskualifikasi.
6. Jalan Cepat
Jalan cepat termasuk dalam macam-macam atletik yang unik karena peserta tidak boleh berlari. Langkah kaki harus selalu menjaga kontak dengan tanah dan kaki depan harus lurus saat menyentuh tanah.
Teknik pernapasan dan ritme langkah menjadi faktor utama agar tetap konsisten hingga garis akhir. Meskipun terlihat mudah, cabang ini membutuhkan kekuatan kaki dan konsentrasi tinggi.
7. Lompat Tinggi
Lompat tinggi bertujuan melewati mistar setinggi mungkin tanpa menjatuhkannya. Atlet hanya boleh bertumpu dengan satu kaki saat melakukan tolakan.
Teknik pendaratan dilakukan di atas matras empuk untuk menghindari cedera. Gaya yang paling populer saat ini adalah gaya Fosbury Flop dengan posisi punggung menghadap ke bawah.
8. Lompat Galah
Lompat galah adalah jenis cabang olahraga atletik yang menggunakan galah panjang untuk membantu atlet melewati mistar tinggi. Atlet berlari dengan membawa galah, menancapkannya ke titik tertentu, lalu melompat melewati mistar.
Keseimbangan dan kekuatan tubuh bagian atas sangat penting dalam cabang ini. Atlet juga harus mendarat dengan aman di atas matras tebal setelah melewati mistar.
9. Lompat Jauh
Lompat jauh menuntut kombinasi kecepatan dan kekuatan tolakan untuk mencapai jarak lompatan sejauh mungkin. Atlet melakukan tolakan dari papan yang sudah ditentukan dan mendarat di bak pasir.
Posisi tubuh di udara harus Anda atur agar hasil lompatan maksimal. Teknik hitch kick atau gerakan berlari di udara sering digunakan untuk menambah jarak lompatan.
10. Lompat Jangkit
Lompat jangkit terdiri dari tiga tahapan gerakan yaitu hop, step, dan jump. Atlet melakukan lompatan pertama dengan satu kaki, kemudian melangkah dengan kaki lainnya, dan berakhir dengan lompatan ke bak pasir.
Keseimbangan dan irama langkah sangat penting agar momentum tidak hilang di setiap tahapan. Olahraga ini membutuhkan kekuatan kaki serta koordinasi tubuh yang baik.
11. Tolak Peluru
Tolak peluru adalah cabang olahraga atletik yang menekankan kekuatan otot untuk melempar bola logam sejauh mungkin. Gerakannya dengan cara mendorong, bukan melempar.
Atlet harus tetap berada di dalam lingkaran pelemparan hingga peluru mendarat. Teknik putaran atau glide sering untuk menambah tenaga dorongan.
12. Lempar Cakram
Lempar cakram dilakukan dengan melemparkan piring logam besar sejauh mungkin. Atlet berputar di dalam lingkaran untuk mendapatkan momentum sebelum melepaskan cakram.
Keseimbangan tubuh dan kekuatan tangan sangat memengaruhi hasil lemparan. Bidang pendaratan harus berada dalam area yang sudah ditentukan agar lemparan dianggap sah.
13. Lempar Martil
Lempar martil menggunakan bola logam yang diikat dengan kawat dan pegangan. Atlet memutar tubuh beberapa kali untuk menghasilkan gaya sentrifugal sebelum melepaskan martil.
Kekuatan dan keseimbangan sangat penting agar lemparan tetap akurat. Area pelemparan dilengkapi dengan jaring pengaman untuk menjaga keselamatan.
14. Lempar Lembing
Lempar lembing melibatkan lembing panjang yang dilempar sejauh mungkin dengan gerakan dari atas bahu. Atlet berlari untuk mendapatkan momentum sebelum melempar lembing ke depan.
Lembing harus mendarat dengan ujung tajam terlebih dahulu agar lemparan sah. Koordinasi antara kekuatan tangan dan teknik langkah menjadi faktor utama dalam cabang ini.
15. Decathlon dan Heptathlon
Decathlon dan heptathlon adalah lomba gabungan beberapa jenis cabang olahraga atletik yang menguji kemampuan lengkap seorang atlet. Lomba ini terdiri dari 10 nomor untuk pria, sedangkan heptathlon terdiri dari 7 nomor untuk wanita.
Kedua lomba ini mengukur kecepatan, kekuatan, dan daya tahan secara menyeluruh. Atlet yang memperoleh total poin tertinggi dari semua nomor dinyatakan sebagai pemenang.
Baca Juga: 11 Jenis Olahraga untuk Meningkatkan Daya Tahan Jantung
Manfaat Olahraga Atletik untuk Kesehatan
Olahraga atletik tidak hanya melatih kekuatan fisik, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran. Dengan rutin melakukannya, seseorang bisa merasakan berbagai manfaat olahraga atletik yang berpengaruh besar terhadap kesehatan, energi, dan kualitas hidup secara menyeluruh.
1. Tubuh Lebih Kuat dan Sehat
Salah satu manfaatnya yang paling jelas adalah membentuk tubuh yang kuat dan sehat. Ketika tubuh terlatih, sistem organ bekerja lebih efisien dan daya tahan terhadap penyakit meningkat.
Selain itu, tubuh yang bugar membuat seseorang lebih percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kesehatan fisik yang baik juga mendukung produktivitas dan memperpanjang usia aktif seseorang.
2. Energi dan Vitalitas Meningkat
Olahraga atletik membantu tubuh menghasilkan energi yang lebih besar dan membuat seseorang merasa lebih segar setiap hari. Aktivitas ini meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru dalam mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh.
Berikut beberapa cara olahraga atletik dapat meningkatkan energi dan vitalitas:
- Meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah
- Membantu tubuh menggunakan oksigen lebih efisien
- Mengurangi rasa lelah dan keletihan
- Meningkatkan kualitas tidur sehingga energi terjaga sepanjang hari
Dengan energi yang cukup, seseorang bisa menjalani hari dengan semangat tinggi dan pikiran yang lebih fokus. Vitalitas yang meningkat juga membantu menjaga motivasi dalam mencapai tujuan hidup.
3. Membantu Mengurangi Stres
Manfaat lainnya adalah membantu menurunkan tingkat stres. Saat tubuh bergerak aktif, hormon endorfin akan lepas dan menciptakan perasaan tenang serta bahagia.
Olahraga juga membantu menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Cukup berolahraga selama 20 hingga 30 menit setiap hari sudah dapat membuat tubuh dan pikiran lebih rileks hingga berjam-jam setelahnya.
4. Meningkatkan Kesehatan Mental Lewat Olahraga Tim
Berpartisipasi dalam olahraga tim seperti lari estafet atau sepak bola dapat memperkuat kesehatan mental. Aktivitas kelompok ini membangun rasa kebersamaan, kerja sama, dan dukungan sosial yang membuat seseorang lebih bahagia.
Selain itu, olahraga tim memberikan rasa menyenangkan karena melakukannya bersama orang lain. Bagi banyak orang, ini menjadi cara efektif untuk melupakan tekanan, memperbaiki suasana hati, dan menjaga pikiran tetap positif.
Baca Juga: 10 Olahraga untuk Mengecilkan Perut Buncit, Cepat & Aman
Jika Anda atau keluarga Anda mengalami masalah kesehatan setelah melakukan olahraga atlentik, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh Dr. Sony Prabowo, MARS
Source
- Britannica. Conflicts and controversies in athletic in meets. Januari 2026
- Motivated and disciplined. 5 Powerful benefits of athletics that will improve your life (why you should train daily). Januari 2026
- WebMD. Benefits of Sports for Mental Health. Januari 2026




