Ditulis oleh Tim Konten Medis
Cara menghilangkan varises di kaki bisa dnegan perawatan alami seperti olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, mengurangi garam, menghindari pakaian ketat, pijat, hingga mengonsumsi lebih banyak flavonoids. Selain secara alami, mengatasi varises juga bisa dengan perawatan medis seperti skleroterapi, terapi laser, hingga flebektomi.

Varises terjadi ketika katup di dalam pembuluh darah vena melemah sehingga darah tidak mengalir optimal kembali ke jantung dan akhirnya menumpuk di area kaki. Penyebab varises di kaki sering dipicu oleh kebiasaan berdiri atau duduk terlalu lama, faktor keturunan, perubahan hormon, kehamilan, serta tekanan berlebih akibat berat badan berlebih.
Gejala varises tidak hanya berupa pembuluh darah yang tampak menonjol dan berwarna kebiruan, tetapi juga dapat disertai rasa pegal, nyeri, kram, hingga sensasi berat pada kaki. Pada beberapa kasus, varises dapat menyebabkan pembengkakan, kulit terasa gatal, dan perubahan warna kulit jika tidak Anda tangani dengan tepat.
Cara Menghilangkan Varises Secara Alami
Varises adalah kondisi ketika pembuluh darah vena tampak menonjol, berwarna kebiruan atau keunguan, dan umumnya muncul di area kaki akibat aliran darah yang tidak lancar. Kondisi ini sering dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kebiasaan duduk terlalu lama, kurang bergerak, kelebihan berat badan, hingga faktor usia dan kehamilan sebagai penyebab varises yang paling umum.
Untuk membantu meredakan keluhan dan mencegah kondisi bertambah parah, terdapat berbagai langkah sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah. Berikut berbagai cara menghilangkan varises di kaki secara alami dengan pendekatan yang lebih aman dan bertahap jika Anda lakukan secara rutin dan konsisten.
1. Olahraga
Olahraga berperan penting dalam membantu melancarkan sirkulasi darah di area kaki sehingga darah tidak mudah menumpuk di pembuluh vena. Aktivitas fisik yang teratur juga membantu menurunkan tekanan pada pembuluh darah serta menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah secara keseluruhan.
Jenis olahraga ringan yang mudah Anda lakukan dan tidak memberi tekanan berlebih pada kaki antara lain:
- Berenang
- Jalan kaki santai
- Bersepeda
- Yoga
Latihan berdampak rendah ini membantu mengaktifkan otot betis yang berfungsi sebagai pompa alami untuk mendorong aliran darah kembali ke jantung.
Baca Juga: Ciri-Ciri Fisik Orang Hamil, Apa Saja Perubahannya?
2. Menggunakan Stoking Kompresi
Stoking kompresi membantu memberikan tekanan lembut pada kaki sehingga aliran darah dapat bergerak lebih lancar ke arah jantung. Penggunaan stoking ini dapat membantu mengurangi rasa pegal, nyeri, dan berat pada kaki yang sering penderita varises rasakan.
Pemakaian secara rutin, terutama saat beraktivitas atau berdiri lama, membantu menopang pembuluh darah agar tidak semakin melebar. Pilih ukuran dan tingkat tekanan yang sesuai agar tetap nyaman Anda gunakan sepanjang hari.
3. Memilih Pakaian yang Tidak Ketat
Pakaian yang terlalu ketat dapat menghambat aliran darah, khususnya di area pinggang, paha, dan kaki. Mengganti pakaian dengan potongan yang lebih longgar membantu memperlancar sirkulasi darah ke tubuh bagian bawah.
Selain itu, penggunaan sepatu datar atau bertumit rendah lebih dianjurkan dibandingkan sepatu hak tinggi. Alas kaki yang nyaman membantu otot betis bekerja lebih optimal dalam mendukung aliran darah.
4. Mengangkat Posisi Kaki
Mengangkat kaki hingga sejajar atau sedikit lebih tinggi dari posisi jantung membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah kaki. Cara ini memanfaatkan gaya gravitasi agar darah dapat mengalir kembali dengan lebih mudah.
Kebiasaan ini sangat bermanfaat Anda lakukan setelah duduk lama atau beraktivitas seharian. Selain itu, metode ini sering dikombinasikan dengan cara menghilangkan varises dengan air hangat untuk membantu merilekskan otot kaki.
5. Pijat Lembut Area Kaki
Pijatan lembut membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi rasa tegang pada kaki. Gunakan minyak pijat atau pelembap agar gerakan pijatan lebih halus dan nyaman di kulit.
Namun, hindari menekan langsung pembuluh darah yang menonjol karena dapat memperparah kondisi. Pijatan dilakukan perlahan dari bawah ke atas mengikuti arah aliran darah.
6. Hindari Terlalu Lama Duduk atau Diam
Duduk atau berdiri terlalu lama dapat membuat darah menggenang di kaki dan memperburuk tampilan varises. Jika pekerjaan mengharuskan duduk lama, usahakan untuk berdiri dan bergerak setiap beberapa waktu.
Mengubah posisi tubuh secara berkala membantu menjaga sirkulasi darah tetap aktif. Kebiasaan ini juga membantu mencegah munculnya varises baru.
7. Menurunkan Berat Badan Berlebih
Berat badan berlebih memberi tekanan tambahan pada pembuluh darah kaki. Dengan menurunkan berat badan secara bertahap, beban pada vena dapat berkurang sehingga keluhan varises lebih terkontrol.
Pola makan seimbang dan aktivitas fisik ringan menjadi kombinasi yang baik untuk menjaga berat badan ideal. Cara ini juga membantu meningkatkan kesehatan pembuluh darah secara menyeluruh.
8. Kurangi Asupan Garam
Asupan garam berlebihan dapat menyebabkan tubuh menahan cairan sehingga kaki mudah bengkak. Mengurangi makanan tinggi garam membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah. Makanan tinggi kalium yang dapat membantu mengurangi retensi cairan antara lain:
9. Konsumsi Lebih Banyak Flavonoid
Flavonoid membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi tekanan di pembuluh darah. Senyawa ini juga membantu pembuluh darah tetap elastis dan tidak mudah melebar.
Makanan yang mengandung flavonoid antara lain:
- Bawang, paprika, bayam, dan brokoli
- Buah jeruk, anggur, apel, ceri, dan blueberry
- Kakao
- Bawang putih
- Horse chestnut
10. Pengobatan Herbal
Beberapa bahan herbal sering untuk membantu meredakan gejala varises, terutama yang berkaitan dengan pembengkakan dan rasa tidak nyaman pada kaki. Penggunaan herbal umumnya ditujukan sebagai pendukung perawatan alami, bukan pengganti pengobatan medis.
Ekstrak tumbuhan atau minyak esensial sebaiknya Anda gunakan dengan cara yang aman, seperti diencerkan sebelum Anda oleskan. Sebagian orang juga mengombinasikan perawatan ini dengan kompres dingin sebagai cara menghilangkan varises di kaki dengan es batu untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan bengkak.
Baca Juga: 11 Gejala Akibat Peredaran Darah Tidak Lancar pada Tubuh
Cara Menghilangkan Varises di Kaki Secara Medis
Varises yang tampak menonjol, berkelok, serta rasa nyeri atau berat di kaki dapat menjadi tanda gangguan aliran darah yang memerlukan penanganan medis. Terutama jika keluhan tidak membaik dengan perawatan rumahan atau sudah muncul ciri-ciri varises seperti pembengkakan, perubahan warna kulit, hingga nyeri berkepanjangan, tindakan medis dapat menjadi pilihan yang lebih efektif.
Berbagai prosedur medis saat ini untuk membantu menutup atau menghilangkan pembuluh darah bermasalah tanpa mengganggu sirkulasi darah utama di kaki. Metode ini dilakukan secara bertahap sesuai kondisi pasien dan sering menjadi cara menghilangkan varises di kaki secara cepat dengan waktu pemulihan yang relatif singkat.
1. Prosedur Berbasis Kateter dengan Energi Radiofrekuensi atau Laser
Prosedur ini dengan memasukkan selang kecil ke dalam pembuluh darah yang melebar untuk menghantarkan panas dari energi radiofrekuensi atau laser. Panas tersebut bekerja dengan membuat dinding pembuluh darah runtuh dan menutup secara perlahan sehingga darah tidak lagi mengalir di vena yang bermasalah.
Metode ini umumnya digunakan untuk varises berukuran besar dan dilakukan dengan bius lokal. Setelah pembuluh darah tertutup, aliran darah akan dialihkan ke vena sehat lainnya tanpa mengganggu fungsi kaki.
2. Ligasi Tinggi dan Pengangkatan Vena
Tindakan ini dengan mengikat pembuluh darah yang bermasalah sebelum bertemu dengan vena yang lebih dalam. Setelah itu, vena yang mengalami varises diangkat melalui sayatan kecil pada kulit.
Meski terdengar invasif, prosedur ini umumnya sebagai rawat jalan. Pengangkatan vena tidak mengganggu aliran darah karena pembuluh darah yang lebih dalam tetap berfungsi membawa darah ke jantung.
3. Flebektomi Rawat Jalan
Ambulatory phlebectomy adalah prosedur untuk mengangkat varises kecil melalui sayatan sangat kecil di permukaan kulit. Area yang ditangani akan dibius lokal sehingga pasien tetap nyaman selama prosedur berlangsung.
Metode ini tidak memerlukan jahitan besar dan biasanya meninggalkan bekas luka yang sangat minimal. Pasien umumnya dapat kembali beraktivitas ringan dalam waktu singkat setelah tindakan.
4. Skleroterapi
Sclerotherapy merupakan prosedur medis yang umum untuk menangani varises kecil dan spider veins dengan cara menyuntikkan cairan khusus ke dalam pembuluh darah. Cairan ini membuat dinding vena saling menempel sehingga aliran darah berhenti dan vena perlahan menghilang. Proses sclerotherapy meliputi:
- Penyuntikan cairan ke beberapa bagian pembuluh darah yang bermasalah
- Area yang disuntik dapat dipijat secara lembut setelah tindakan
- Kaki memakai stoking kompresi setelah prosedur
- Pasien boleh pulang setelah observasi singkat
- Stoking kompresi berguna selama beberapa minggu sesuai anjuran
- Aktivitas ringan dan bekerja biasanya bisa Anda lakukan keesokan harinya
Pembuluh darah kecil umumnya memudar dalam beberapa minggu, sedangkan varises membutuhkan waktu lebih lama dan bisa memerlukan beberapa sesi.
5. Perawatan Laser
Terapi laser menggunakan sinar cahaya berenergi tinggi yang diarahkan langsung ke pembuluh darah bermasalah. Panas dari laser menyebabkan pembuluh darah menggelap, mengecil, lalu menghilang secara bertahap.
Varises kecil dapat merespons lebih cepat, sementara pembuluh darah yang lebih besar membutuhkan beberapa kali perawatan. Setelah prosedur, pasien biasanya dapat kembali beraktivitas dengan tetap menjaga perlindungan kulit dari paparan sinar matahari.
6. Endovenous Laser Therapy (EVLT) dan Radiofrequency Ablation (RFA)
EVLT dan RFA adalah metode modern yang bekerja dari dalam pembuluh darah dengan bantuan panas. Prosedur ini dengan pemberian bius lokal dan penyisipan alat khusus ke dalam vena melalui sayatan kecil. Tahapan prosedurnya meliputi:
- Area tindakan dibius hingga mati rasa
- Alat laser atau kateter masuk ke dalam vena
- Energi panas membuat vena kolaps dan tertutup
- Memasang stoking kompresi setelah prosedur
- Pasien dianjurkan berjalan ringan setiap hari
- Aktivitas normal dapat Anda lanjutkan keesokan harinya
Pembuluh darah yang ditangani akan memudar secara perlahan dalam beberapa bulan, dan pada sebagian kasus diperlukan lebih dari satu sesi untuk hasil optimal.
Baca Juga: 5 Penyebab Pembuluh Darah Pecah Berdasarkan Lokasinya
Jika Anda atau keluarga Anda mengalami varises di kaki, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah Direview oleh dr. Sony Prabowo, MARS
Source:
- Medical News Today. Home remedies for varicose veins. Januari 2026
- Mayo Clinic. Varicose veins. Januari 2026
- American Academy of Dermatology. Leg veins: Why they appear and how dermatologists treat them. Januari 2026



