Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Prosedur USG Abdomen, Fungsi, dan Hasil Pemeriksaannya
Defara
Senin, 22 Desember 2025 / Published in Artikel Kesehatan

Prosedur USG Abdomen, Fungsi, dan Hasil Pemeriksaannya

Ditulis oleh Tim Konten Medis

USG abdomen adalah pemeriksaan pencitraan non-invasif yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk memvisualisasikan organ-organ di dalam rongga perut. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter mengevaluasi kondisi hati, ginjal, pankreas, limpa, kandung empedu, kandung kemih, hingga pembuluh darah besar seperti aorta abdominalis.

Apa Itu USG Abdomen
USG abdomen digunakan untuk mengecek kondisi organ dalam perut.

Pemeriksaan USG perut terbagi atas dua bagian utama, yaitu bagian atas (upper) dan bawah (lower). USG upper abdomen adalah prosedur medis untuk memeriksa bagian hati, pankreas, dan limpa. Sementara USG perut bawah mendeteksi kelainan pada kandung kemih dan usus buntu.

Pemeriksaan ini biasanya berlangsung kurang dari 30 menit. Pada dasanya, USG aman dan tidak menimbulkan rasa sakit. Tidak hanya memeriksa janin pada wanita hamil, tetapi tes ini juga memiliki banyak kegunaan medis lainnya.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu USG Abdomen?
  • Fungsi USG Abdomen
  • Apa yang Perlu Dipersiapkan?
  • Prosedur USG Abdomen
  • Adakah Risiko Efek Sampingnya?

Apa Itu USG Abdomen?

Ultrasonografi (USG) abdomen adalah prosedur diagnostik menggunakan transducer dan gel ultrasonik yang diletakkan di permukaan kulit perut. Gelombang suara yang dipancarkan akan dipantulkan oleh organ tubuh dan diubah menjadi gambar visual pada monitor. 

Pemeriksaan ini aman, tidak menimbulkan nyeri, dan tidak menggunakan radiasi seperti pada CT scan atau rontgen. Dokter dapat meletakkan transducer pada kulit dan gelombang ultrasonik bergerak melalui tubuh menuju organ dan struktur di dalamnya.

Gelombang seolah-olah memantul seperti gema dan kembali ke transducer. Sebelum meletakkan transducer, dokter akan memberikan gel ultrasonik terlebih dahulu untuk menggerakkan alat USG dengan lancar pada kulit.

Gel ini juga berperan menghilangkan udara di antara kulit dan transducer sehingga menghasilkan konduksi suara yang baik.

Baca Juga: Informasi Biaya USG, Apakah Ditanggung BPJS?

Fungsi USG Abdomen

Abdominal ultrasound (USG abdomen) mampu menghasilkan gambar terkait pembuluh darah dan organ di perut. Dokter menganjurkan pemeriksaan ini apabila Anda mengalami gejala sakit perut atau kembung dalam waktu lama.

Hasil USG abdomen biasanya untuk mengetahui penyakit batu ginjal, penyakit hati, dan tumor sedari dini. Bahkan, USG bisa mendeteksi aneurisma aorta abdominal, di mana dinding pembuluh darah aorta mengalami pelebaran.

Diagnosis dini aneurisma aorta abdominal bisa mencegah komplikasi serius. Jika tidak mendapatkan pengobatan, kondisi ini bisa mengancam nyawa.

Apa yang Perlu Dipersiapkan?

Ada beberapa syarat sebelum USG perut yang perlu Anda perhatikan, seperti:

  • Mengenakan pakaian yang nyaman dan longgar
  • Hindari memakai perhiasan di sekitar perut.
  • Puasa 8–12 jam sebelum pemeriksaan (terutama jika area hati, pankreas, dan kantong empedu akan diperiksa).
  • Untuk pemeriksaan kandung kemih atau ginjal, pasien mungkin diminta minum 4–6 gelas air satu jam sebelum prosedur.

Baca Juga: Waspadai 10 Penyebab Sakit Perut Melilit Ini Berbahaya

Prosedur USG Abdomen

Cara USG abdomen bisa dengan berbaring di tempat yang sudah disediakan. Kemudian, Anda bisa menarik, melepas baju, atau mengenakan pakaian khusus dari rumah sakit sebelum pemeriksaan berlangsung.

Selama pemeriksan, dokter dapat melakukan langkah-langkah, sebagai berikut:

  • Oleskan gel: Gel untuk USG biasanya terasa dingin tetapi tidak sakit, sehingga Anda tidak perlu khawatir.
  • Menggerakkan transducer: Dokter dapat meletakkan alat transducer di atas kulit dan menggerakkannya maju mundur hingga menampilkan visual organ perut.
  • Memberikan instruksi: Dokter akan memberikan instruksi kepada pasien untuk menoleh ke satu sisi atau menahan napas selama beberapa detik.
  • Membersihkan kulit: Bila pemeriksaan sudah selesai, tim medis akan membersihkan sisa gel pada kulit.

Anda juga bisa memeriksa pembuluh darah dengan menjalani tes USG Doppler. Tes ini mampu mendeteksi aliran darah di dalam pembulu darah secara detail.

Adakah Risiko Efek Sampingnya?

Setelah menjalani USG perut, tidak ada perawatan khusus yang perlu dilakukan. Anda bisa kembali menjalani diet dan aktivitas seperti biasa sesuai anjuran dokter.

Tim medis juga akan memberikan instruksi tambahan atau alternatif perawatan setelah prosedur, tergantung pada kondisi kesehatan setiap pasien. Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit, USG perut bisa menyebabkan sedikit rasa tidak nyaman akibat gel yang terasa dingin dan basah.

Tim medis dapat melakukan prosedur secepat mungkin untuk meminimalisir rasa tidak nyaman yang terjadi. Selain itu, USG juga memiliki risiko dan efek samping yang jarang terjadi.

Ini termasuk mengganggu hasil tes pada orang dengan kondisi kesehatan, seperti obesitas parah, barium di dalam usus, dan gas usus.

Baca Juga: Penyebab Perut Kedutan dan Cara Efekif Mengatasinya

Jika ingin melakukan USG perut atau memiliki masalah kesehatan tertentu yang berkaitan dengan organ perut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda bisa kunjungi rumah sakit Ciputra Hospital terdekat untuk konsultasi kesehatan.

Yuk, jaga kesehatan tubuh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital. Anda juga bisa konsultasi dan buat janji dengan dokter di Ciputra Hospital terdekat.

Cek layanan rumah sakit Ciputra Hospital mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU) selengkapnya sekarang juga.

Telah direview oleh dr Sherly

Source:

  • Cleveland Clinic. Abdominal Ultrasound. Desember 2025.
  • Johns Hopkins Medicine. Abdominal Ultrasound. Desember 2025.
  • Mayo Clinic. Abdominal Ultrasound. Desember 2025.

Diperbarui pada 22 Desember 2025

Artikel Terkait

  • pemeriksaan fungsi hati
    Jenis Pemeriksaan Fungsi Hati, Prosedur, dan Biayanya
  • radioterapi adalah
    Radioterapi: Fungsi, Prosedur, dan Efek Sampingnya
  • Biopsi ginjal adalah
    Apa Itu Biopsi Ginjal? Fungsi, Prosedur, dan Biayanya
  • ablasi jantung adalah
    Apa Itu Ablasi Jantung? Fungsi, Prosedur, dan Risikonya
  • urinalisis
    Tes Urinalisis: Pengertian, Fungsi, dan Prosedur
Tagged under: Tindakan Medis

Artikel Terkait

  • pemeriksaan fungsi hati
    Jenis Pemeriksaan Fungsi Hati, Prosedur, dan Biayanya
  • radioterapi adalah
    Radioterapi: Fungsi, Prosedur, dan Efek Sampingnya
  • Biopsi ginjal adalah
    Apa Itu Biopsi Ginjal? Fungsi, Prosedur, dan Biayanya
  • ablasi jantung adalah
    Apa Itu Ablasi Jantung? Fungsi, Prosedur, dan Risikonya
  • urinalisis
    Tes Urinalisis: Pengertian, Fungsi, dan Prosedur

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

Lokasi Kami:

CitraRaya – Tangerang
CitraGarden – Jakarta
Banjarmasin
Surabaya

Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP