Buat janji Ciputra HospitalWhatsapp Ciputra Hospital

Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital

  • Home
  • Rumah Sakit
    • CitraRaya Tangerang
    • CitraGarden City Jakarta
    • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
    • Ciputra Hospital Surabaya
  • Fasilitas & Layanan
  • Center of Excellence
  • Cari Dokter
  • Artikel
  • Home
  • Artikel Kesehatan
  • Panduan Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir hingga Puput
Asifah
Selasa, 06 Januari 2026 / Published in Artikel Kesehatan

Panduan Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir hingga Puput

Ditulis oleh Tim Konten Medis

Perawatan tali pusat bayi baru lahir yaitu dengan cuci tangan sebelum membersihkannya, gunakan kain lembut dan kapas, keringkan dengan benar, menjaga tali pusar tetap kering, hindari alkohol atau obat oles, dan bersihkan cairan yang keluar. Beberapa ciri tali pusar yang terkena infeksi, ketika pusar dan area sekitarnya merah, pusar terasa hangat, pembengkakan pada pusar, ada cairan lengket, pusar bau, dan bayi tampak tidak sehat.

perawatan tali pusat bayi baru lahir
Bersihkan tali pusat bayi dengan lembut menggunakan kain atau kapas.

Bayi baru lahir membutuhkan perhatian khusus, terutama pada bagian tali pusat yang masih dalam proses penyembuhan. Perawatan tali pusat pada bayi baru lahir yang tepat dapat membantu mencegah infeksi dan mempercepat proses pengeringan.

Bayi baru lahir umumnya akan mengalami perubahan alami pada tali pusarnya hingga akhirnya puput dengan sendirinya. Dengan mengetahui cara merawat tali pusat bayi baru lahir, orang tua bisa lebih tenang menjaga kesehatan bayi.

Daftar Isi

Toggle
  • Cara Merawat Tali Pusat Bayi Baru Lahir
    • 1. Cuci Tangan Sebelum Membersihkan
    • 2. Membersihkan dengan Lembut
    • 3. Mengeringkan dengan Benar
    • 4. Menjaga Tali Pusat Tetap Kering
    • 5. Hindari Alkohol atau Obat Oles Lain
    • 6. Bersihkan Cairan yang Keluar
    • 7. Mengatasi Kotoran pada Pusar
  • Kapan Tali Pusat Bayi Puput?
  • Ciri-Ciri Pusar Bayi Mengalami Infeksi

Cara Merawat Tali Pusat Bayi Baru Lahir

Perawatan tali pusat pada bayi baru lahir sangat penting untuk mencegah infeksi dan membantu penyembuhan lebih cepat. Dengan cara merawat talinya yang benar, area pusar bisa tetap bersih, kering, dan aman hingga akhirnya puput dengan sempurna.

Selain menjaga kebersihan, orang tua juga perlu tahu langkah sederhana cara agar pusar bayi cepat kering. Bahkan setelah merawat tali pusar bayi yang sudah puput, perawatan tetap perlu dilakukan agar kulit di sekitar pusar tetap sehat dan bebas iritasi. Berikut cara merawat tali pusar bayi baru lahir yang perlu Anda ketahui:

1. Cuci Tangan Sebelum Membersihkan

Sebelum menyentuh tali pusat bayi, pastikan tangan dicuci hingga benar-benar bersih. Hal ini membantu mencegah kuman masuk dan mengurangi risiko infeksi pada area sensitif bayi.

Gunakan sabun dan air mengalir saat mencuci tangan, lalu keringkan dengan handuk bersih. Dengan begitu, proses perawatannya bisa Anda lakukan dengan lebih aman.

Baca Juga: Kapan Rambut Mulai Tumbuh Sejak Dalam Kandungan?

2. Membersihkan dengan Lembut

Gunakan kain lembut atau kapas yang dibasahi air untuk membersihkan area sekitar pusar. Tidak perlu menggosok terlalu keras, cukup usap perlahan agar kotoran terangkat.

Jika terkena pipis atau pup, gunakan sabun bayi yang lembut untuk membantu membersihkannya. Setelah itu, bilas dengan air bersih agar tidak ada sisa sabun yang tertinggal.

3. Mengeringkan dengan Benar

Setelah dicuci, keringkan area pusar bayi dengan cara ditepuk-tepuk lembut menggunakan kain kering. Hindari menggosok karena bisa membuat kulit iritasi atau terluka.

Biarkan area pusar terkena udara agar cepat kering, terutama jika cuaca tidak terlalu dingin. Cara ini juga mendukung proses penyembuhan lebih cepat.

4. Menjaga Tali Pusat Tetap Kering

Usahakan tali pusat selalu dalam keadaan kering agar tidak lembap dan terhindar dari infeksi. Salah satu cara agar pusar bayi cepat kering adalah dengan membiarkannya terbuka sesering mungkin.

Lipat bagian depan popok agar tidak menutupi tali pusat. Jika perlu, gunting sedikit bagian popok dan rekatkan kembali dengan selotip agar posisi tetap nyaman.

5. Hindari Alkohol atau Obat Oles Lain

Jangan menggunakan alkohol atau obat oles pada tali pusat kecuali jika memang dianjurkan tenaga kesehatan. Alkohol justru bisa memperlambat proses pengeringan pusar bayi.

Fokuslah pada kebersihan dengan air dan kapas saja. Cara sederhana ini sudah cukup untuk membantu merawat tali pusar bayi yang sudah puput maupun yang masih dalam proses penyembuhan.

6. Bersihkan Cairan yang Keluar

Kadang-kadang ada cairan bening atau bercampur darah yang keluar dari sekitar tali pusat. Bersihkan dengan kapas basah secara perlahan hingga bersih.

Jika perlu, tekan lembut kulit di sekitar pusar agar cairan keluar dan bisa dibersihkan. Setelah itu, keringkan dengan kain bersih lalu biarkan terkena udara.

7. Mengatasi Kotoran pada Pusar

Jika kotoran bayi mengenai tali pusat, segera bersihkan dengan kain yang dibasahi sabun dan air. Hal ini penting untuk mencegah kuman berkembang biak.

Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih, lalu keringkan dengan kain lembut. Pastikan pusar tetap terbuka agar cepat kering dan terhindar dari infeksi.

Kapan Tali Pusat Bayi Puput?

Tali pusat bayi biasanya akan mengering dan puput secara alami dalam waktu 1 hingga 3 minggu setelah lahir. Selama proses ini, warna tali pusar akan berubah dari kuning kehijauan menjadi cokelat hingga hitam sebelum akhirnya terlepas dengan sendirinya.

Kondisi ini adalah bagian normal dari proses penyembuhan, sehingga orang tua tidak perlu menarik atau memaksanya agar cepat lepas. Mengetahui ciri-ciri bayi mau puput tali pusar, seperti tali yang semakin kering dan mengecil, dapat membantu orang tua lebih tenang dalam merawatnya.

Setelah tali pusar bayi lepas, area pusar mungkin akan tampak sedikit berdarah atau mengeluarkan cairan ringan berwarna kekuningan. Hal ini biasanya wajar dan akan sembuh dengan sendirinya.

Namun, bila darah keluar terus-menerus atau ada tanda infeksi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Pada beberapa kasus, jaringan kecil bernama granuloma bisa muncul setelah pusar puput, tetapi kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat ditangani dengan mudah.

Baca Juga: Penyebab Sepsis pada Bayi, Gejala, dan Cara Mengatasi

Ciri-Ciri Pusar Bayi Mengalami Infeksi

Dalam masa perawatan, wajar bila pusar bayi mengalami proses pengeringan. Namun, jika pusar bayi tak kunjung kering atau justru muncul gejala yang tidak biasa, orang tua perlu waspada karena bisa jadi itu merupakan tanda-tanda infeksi tali pusat. Infeksi pada pusar bayi umumnya ditandai dengan perubahan pada kulit maupun kondisi umum bayi. Beberapa ciri pusar bayi yang terinfeksi antara lain:

  • Pusar dan area sekitarnya tampak merah
  • Pusar terasa hangat saat disentuh
  • Terjadi pembengkakan di sekitar pusar
  • Ada cairan lengket atau kotoran berwarna keruh
  • Mengeluarkan bau tidak sedap
  • Bayi tampak tidak sehat, misalnya demam, malas menyusu, atau terlihat lebih sering mengantuk

Baca Juga: Tummy Time: Manfaat, Cara Melakukan, dan Waktu Tepatnya

Jika bayi Anda atau keluarga Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera kunjungi Ciputra Hospital, dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.

Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.

Telah Direview oleh Dr. Sony Prabowo, MARS

Source:

  • Raising Children. Umbilical Care. Januari 2026
  • Mayo Clinic. Infant and toddler health. Januari 2026
  • Cleveland Clinic. Umbilical Cord. Januari 2026

Diperbarui pada 6 Januari 2026

Artikel Terkait

  • cara merawat bayi baru lahir
    Cara Merawat Bayi Baru Lahir untuk Orangtua Baru
  • Fakta Bayi Baru Lahir yang unik
    18 Fakta Bayi Baru Lahir yang Jarang Orang Tahu
  • Berat badan normal bayi
    Berat Badan Normal Bayi Baru Lahir & Tiap Pertambahan Usia
  • Bagaimana Mengatasi Cegukan Pada Bayi?
    Bagaimana Mengatasi Cegukan Pada Bayi?
  • Cara Menidurkan Bayi
    6 Cara Menidurkan Bayi yang Rewel agar Cepat Tidur
Tagged under: Kesehatan Anak

Artikel Terkait

  • cara merawat bayi baru lahir
    Cara Merawat Bayi Baru Lahir untuk Orangtua Baru
  • Fakta Bayi Baru Lahir yang unik
    18 Fakta Bayi Baru Lahir yang Jarang Orang Tahu
  • Berat badan normal bayi
    Berat Badan Normal Bayi Baru Lahir & Tiap Pertambahan Usia
  • Bagaimana Mengatasi Cegukan Pada Bayi?
    Bagaimana Mengatasi Cegukan Pada Bayi?
  • Cara Menidurkan Bayi
    6 Cara Menidurkan Bayi yang Rewel agar Cepat Tidur

Ciputra Hospital

Ciputra Hospital menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dengan fasilitas teknologi canggih.

Unit Rumah Sakit:

Ciputra Hospital – CitraRaya Tangerang
Ciputra Hospital – CitraGarden City Jakarta
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin
Ciputra Hospital Surabaya

Unit Klinik:

Ciputra Medical Center
Ciputra SMG Eye Clinic
C Derma
Ciputra IVF

Karir / Lowongan

Lokasi Kami:

CitraRaya – Tangerang
CitraGarden – Jakarta
Banjarmasin
Surabaya

Lowongan

  • GET SOCIAL

© 2025 All rights reserved. Ciputra Hospital

TOP