Ditulis oleh Tim Konten Medis
Mata ikan di kaki adalah penebalan kulit yang biasanya muncul di kaki akibat tekanan atau gesekan yang berulang. Penyebab mata ikan di kaki bisa bermacam-macam, mulai dari penggunaan sepatu yang tidak nyaman, berjalan tanpa alas kaki, hingga kebiasaan berdiri lama.

Pada beberapa kasus ringan, mata ikan memang bisa hilang dengan sendirinya, terutama jika tekanan atau gesekan yang memicunya dihentikan. Namun, umumnya kondisi ini butuh penanganan khusus agar tidak makin parah atau kambuh berulang.
Umumnya tidak berbahaya, tapi bisa sangat mengganggu jika Anda biarkan. Karena itu, penting mengetahui cara mengobati mata ikan di kaki, mulai dari penggunaan bantalan khusus, salep asam salisilat, pengangkatan oleh dokter jika sudah parah.
Seperti Apa Kapalan pada Kaki?
Mata ikan adalah salah satu bentuk kapalan (corn) yang muncul ketika kulit bereaksi terhadap tekanan atau gesekan berlebihan. Umumnya, ciri-ciri mata ikan kaki adalah area kulit yang menebal, keras di bagian tengah, dan terasa nyeri jika ditekan.
Bedanya dengan kapalan biasa, mata ikan memiliki pusat inti keras di bagian tengahnya, mirip seperti mata, yang membuatnya terasa lebih sakit. Menurut Cleveland Clinic, mata ikan umumnya berukuran kecil, bundar, dan sering muncul di bagian atas jari kaki atau di antara jari-jari.
Kulit di sekitarnya bisa tampak kemerahan atau kering. Jika tersentuh, terasa nyeri, apalagi saat berjalan atau memakai sepatu yang ketat.
Baca Juga: Ketahui Penyebab Mata Ikan di Tangan dan Cara Mengatasinya
Penyebab Mata Ikan pada Kaki
Penyebab mata ikan di kaki yang paling umum adalah tekanan atau gesekan berulang di satu titik, biasanya akibat sepatu yang terlalu sempit, bertumit tinggi, atau tidak pas di kaki. Saat tekanan berlangsung terus-menerus, kulit bereaksi dengan menebal untuk melindungi jaringan di bawahnya, itulah yang memicu munculnya mata ikan.
Berikut adalah beberapa penyebab dan faktor risiko munculnya mata ikan yang perlu Anda waspadai:
- Pakai sepatu dan kaus kaki yang tidak pas. Sepatu hak tinggi atau sepatu yang terlalu besar atau ukurannya kekecilan bisa meimbulkan tekanan pada bagian kaki. Hal ini bisa memicu gesekan terus menerus pada kulit yang bisa menimbulkan mata ikan
- Tidak memakai kaus kaki. Tidak memakai kaus kaki juga bisa menimbulkan gesekan pada kulit
- Faktor Genetik. Jenis kapalan yang terbentuk di area yang tidak menopang berat badan, seperti telapak kaki dan telapak tangan (keratosis punctata), mungkin disebabkan oleh faktor genetik.
Orang yang mengalami gangguan postur tubuh atau memiliki bentuk berjalan yang tidak seimbang juga lebih rentan terkena mata ikan.
Cara Mengatasi Mata Ikan di Kaki
Mengalami mata ikan di kaki memang bisa sangat mengganggu, apalagi kalau menimbulkan nyeri saat berjalan atau memakai sepatu. Kabar baiknya, kondisi ini bisa diatasi dengan berbagai cara yang cukup sederhana dan bisa dilakukan di rumah, terutama jika masih dalam tahap ringan.
Namun, penting juga untuk mengenali metode yang tepat agar tidak memperburuk kondisi kulit. Berikut cara menghilangkan mata ikan yang aman dan efektif:
1. Merendam Kaki dalam Air Hangat
Salah satu cara menghilangkan mata ikan secara alami adalah merendam kaki dalam air hangat dengan campuran garam. Setelah direndam, pastikan untuk mengeringkan kaki dan memberikannya lision pelembap kulit.
Anda bisa melakukan proses ini secara rutin hingga mata ikan melunak. Apabila sudah melunak atau tidak terasa sakit, Anda bisa coba menggosok bagian kulit kering dengan lembut menggunakan alat penggosok kulit atau batu apung.
Baca Juga: 6 Ciri-ciri Kutu Air pada Kulit dan Cara Mengobatinya
2. Mengoleskan Minyak Jarak
Anda juga bisa mengoleskan minyak jarak setelah merendam kaki dalam air garam hangat. Setelah melembapkan kulit dengan minyak jarak, lindungi mata ikan dengan bantalan khusus yang dapat Anda beli di apotek.
Bantalan atau kasa ini bisa membantu mengurangi tekanan pada area tersebut sehingga mata ikan bisa cepat sembuh. Setelah mengoleskannya, pastikan untuk mengenakan kaus kaki yang tidak terlalu ketat.
3. Beli Obat Bebas di Apotek
Anda bisa membeli obat mata ikan yang aman di apotek. Pilih obat yang mengandung asam salisilat dan pastikan untuk menggunakan obat sesuai petunjuk dokter. Biasanya mata ikan bisa menghilang dalam beberapa minggu.
Baca Juga: Penyebab Kutil, Jenis-Jenis, dan Cara Mengatasinya
4. Hindari Sepatu yang Ketat
Sepatu yang tidak pas adalah pemicu utama munculnya mata ikan. Jadi, penting untuk mengganti sepatu dengan yang ukurannya sesuai, nyaman, dan memiliki bantalan empuk di bagian dalam. Gunakan juga kaus kaki untuk mengurangi gesekan langsung dengan kulit.
5. Operasi
Jika semua cara di atas tidak memberikan hasil atau jika penyakit mata ikan sudah menimbulkan rasa sakit hebat, sebaiknya periksa ke dokter. Terkadang, mata ikan perlu diangkat melalui operasi kecil. Tindakan medis ini bisa dilakukan tanpa perlu menginap di rumah sakit.
Mencegah Munculnya Mata Ikan
Langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari kambuhnya mata ikan. Berikut cara mencegah mata ikan muncul kembali yang bisa Anda coba:
- Pakai sepatu atau sandal dengan ukuran yang pas. Tidak terlalu besar maupun kekecilan
- Hindari sepatu berujung lancip atau sepatu hak tinggi
- Perbaiki atau ganti sol sepatu secara berkala. Sol yang aus hanya akan memberikan permukaan yang keras, membuat kulit lecet dan menyebabkan mata ikan
- Jika Anda memiliki kelainan bentuk kaki atau cara berjalan yang tidak seimbang, pertimbangkan untuk menggunakan insole khusus yang telah dokter atau fisioterapis sarankan.
Jangan anggap sepele penyakit mata ikan. Meskipun tampak ringan, mata ikan bisa menimbulkan nyeri dan mengganggu aktivitas jika tidak Anda obati dengan benar.
Baca Juga: Kenali Penyebab Telapak Tangan Gatal dan Cara Mengatasi
Jika Anda merasa memiliki gejala seperti ciri-ciri mata ikan kaki, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Yuk, jaga kesehatan secara menyeluruh dengan rutin melakukan medical check up di Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Telah direview oleh Dr. Sony Prabowo, MARS
Source:
- healthline. Treating and Preventing Foots Corns. Agustus 2025
- Cleveland Clinic. Corns and Calluses. Agustus 2025
- Mayo Clinic. Corns and Calluses. Agustus 2025