Urutan skincare malam yang tepat dimulai dari double cleansing dengan makeup remover dan sabun pencuci muka, kemudian dilanjutkan dengan penggunaan toner, serum, hingga pelembap wajah dan krim mata. Gunakan eksfoliator atau masker 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

Urutan Pemakaian Skincare Malam
Rutinitas perawatan kulit di malam hari berperan penting untuk membantu kulit beristirahat, memperbaiki kerusakan akibat paparan sinar matahari, polusi, dan aktivitas seharian. Memahami urutan skincare yang benar secara konsisten dapat membantu produk bekerja lebih optimal dan membuat kulit terasa lebih sehat, lembap, serta tampak segar saat bangun tidur.
Berikut cara pemakaian skincare yang benar yang perlu Anda ketahui:
1. Oil Based Makeup Remover
Langkah awal pemakaian skincare dalam perawatan malam adalah membersihkan wajah menggunakan pembersih berbahan dasar minyak yang mampu melarutkan sisa makeup, sunscreen, dan minyak berlebih yang menempel di permukaan kulit. Tekstur minyak membantu mengangkat kotoran secara lembut tanpa membuat kulit terasa ketarik atau kering setelah dibersihkan.
Penggunaan makeup remover jenis ini sebaiknya disesuaikan dengan petunjuk produk, baik diaplikasikan pada kulit kering maupun sedikit basah, lalu dipijat perlahan hingga kotoran terangkat. Setelah itu, wajah perlu dibilas hingga bersih agar tidak meninggalkan residu minyak yang berpotensi menyumbat pori-pori jika dibiarkan terlalu lama.
Baca Juga: Cara Memilih Skincare yang Tepat Sesuai Usia
2. Water Based Cleanser
Setelah pembersih berbasis minyak, tahap berikutnya adalah menggunakan pembersih berbahan dasar air untuk memastikan tidak ada sisa kotoran yang tertinggal di kulit. Langkah ini membantu membersihkan debu, keringat, dan sisa produk sebelumnya sehingga kulit benar-benar bersih.
Pembersih wajah berbasis air umumnya digunakan pada kondisi kulit basah dengan cara dipijat lembut dan dibilas hingga tuntas. Memilih produk dengan pH seimbang akan membantu menjaga kelembapan alami kulit serta menghindari rasa kering atau iritasi setelah mencuci wajah.
3. Eksfoliator atau Clay Mask
Eksfoliasi atau penggunaan clay mask di malam hari berfungsi membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus membersihkan pori-pori yang tersumbat. Waktu malam menjadi pilihan yang tepat karena kulit memiliki kesempatan lebih lama untuk menenangkan diri setelah proses pembersihan mendalam.
Penggunaan eksfoliator maupun masker sebaiknya tidak Anda lakukan setiap hari agar kulit tidak mengalami iritasi. Cukup gunakan satu hingga dua kali dalam seminggu sesuai kebutuhan kulit, lalu bilas dengan air hangat dan keringkan wajah secara perlahan.
4. Toner atau Hydrating Mist
Toner atau face mist Anda gunakan setelah membersihkan wajah untuk membantu mengembalikan keseimbangan kulit sekaligus memberikan hidrasi awal. Produk ini juga berfungsi mempersiapkan kulit agar lebih mudah menyerap produk perawatan berikutnya.
Aplikasikan toner menggunakan kapas atau langsung Anda semprotkan ke wajah sesuai jenis produknya. Pilih toner yang mengandung bahan pelembap dan hindari kandungan alkohol berlebih agar lapisan pelindung kulit tetap terjaga dengan baik.
5. Acid Treatment
Perawatan berbasis asam digunakan untuk membantu mempercepat regenerasi kulit serta membuat tekstur kulit terasa lebih halus dan cerah. Tahap ini biasanya dilakukan pada malam hari karena beberapa jenis asam dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap cahaya matahari.
Penggunaannya sebaiknya Anda mulai secara bertahap agar kulit dapat beradaptasi dengan baik. Oleskan tipis menggunakan kapas atau tangan bersih, lalu hindari area mata untuk mencegah iritasi yang tidak Anda inginkan.
6. Serum atau Essence
Serum dan essence berfungsi memberikan nutrisi dengan konsentrasi tinggi yang menargetkan kebutuhan spesifik kulit, seperti hidrasi, peremajaan, atau mencerahkan wajah. Teksturnya yang ringan memungkinkan bahan aktif menyerap lebih cepat ke dalam lapisan kulit.
Aplikasikan produk dengan cara Anda tepuk perlahan ke wajah hingga merata. Jika menggunakan lebih dari satu serum, sebaiknya aplikasikan dari tekstur paling ringan terlebih dahulu agar hasilnya lebih optimal.
7. Spot Treatment
Spot treatment digunakan secara khusus pada area wajah yang sedang mengalami masalah seperti jerawat atau kemerahan. Produk ini biasanya mengandung bahan aktif yang membantu menenangkan peradangan dan mempercepat proses penyembuhan kulit.
Penggunaan spot treatment cukup lakukan pada area yang membutuhkan tanpa Anda oleskan ke seluruh wajah. Biarkan produk bekerja semalaman agar hasilnya lebih maksimal saat kulit berada dalam fase regenerasi.
8. Hydrating Serum atau Masker
Tahap ini bertujuan memberikan tambahan kelembapan yang intens, terutama bagi kulit yang terasa kering atau dehidrasi setelah aktivitas seharian. Hydrating serum atau masker malam membantu menjaga kadar air dalam kulit agar tetap seimbang.
Produk ini dapat Anda gunakan sebagai perawatan tambahan sesuai kebutuhan kulit. Aplikasikan di akhir rangkaian perawatan sebelum pelembap agar kandungan hidrasi terkunci dengan baik sepanjang malam.
9. Eye Cream
Area sekitar mata membutuhkan perawatan khusus karena kulitnya lebih tipis dan sensitif dibandingkan area wajah lainnya. Eye cream malam membantu menjaga kelembapan sekaligus menyamarkan tampilan mata lelah dan garis halus.
Gunakan eye cream secukupnya dan aplikasikan dengan cara Anda tepuk perlahan menggunakan ujung jari. Hindari menggosok area mata terlalu keras agar kulit tetap elastis dan terhindar dari iritasi.
10. Face Oil
Face oil menjadi pilihan tambahan untuk membantu mengunci seluruh rangkaian skincare yang telah Anda gunakan sebelumnya. Produk ini sangat cocok Anda gunakan pada malam hari karena teksturnya yang lebih kaya dan menutrisi kulit secara mendalam.
Cukup gunakan beberapa tetes dan ratakan dengan lembut ke seluruh wajah. Di pagi hari, pastikan wajah Anda bersihkan kembali agar tidak ada sisa minyak yang tertinggal di kulit.
11. Night Cream atau Sleeping Mask
Night cream atau sleeping mask berfungsi sebagai lapisan terakhir yang membantu proses pemulihan kulit selama tidur. Kandungannya biasanya lebih kaya dan diformulasikan untuk mendukung regenerasi kulit di malam hari.
Aplikasikan produk secara merata setelah semua tahap skincare selesai. Dengan penggunaan rutin, kulit akan terasa lebih lembap, halus, dan tampak segar saat bangun keesokan harinya.
Baca Juga: Skincare untuk Kulit Kombinasi: Kandungan dan Urutannya
Tips Tambahan dalam Merawat Kulit
Selain mengikuti urutan perawatan kulit malam dengan benar, penting juga untuk memahami cara mengombinasikan produk agar kulit tidak mengalami iritasi atau over-treatment. Penyesuaian penggunaan skincare ini membantu menjaga keseimbangan kulit sehingga hasil perawatan terasa lebih optimal dan nyaman Anda gunakan dalam jangka panjang.
- Hindari menggabungkan AHA, BHA, dan retinol secara bersamaan. Penggunaan AHA atau BHA sebaiknya tidak Anda lakukan bersamaan dengan retinol karena dapat membuat kulit menjadi kering, perih, dan lebih sensitif. Untuk hasil yang lebih aman, gunakan secara bergantian di hari yang berbeda agar kulit tetap tenang dan terjaga kesehatannya.
- Lakukan eksfoliasi beberapa kali dalam seminggu saja. Eksfoliasi tidak perlu Anda lakukan setiap hari karena dapat mengikis lapisan pelindung kulit jika berlebihan. Cukup lakukan satu hingga dua kali seminggu dan hindari mengombinasikannya dengan produk eksfoliasi lain yang lebih kuat agar kulit tidak iritasi.
- Gunakan masker wajah sebagai perawatan tambahan. Masker wajah dapat membantu mengontrol minyak berlebih atau memberikan kelembapan ekstra sesuai kebutuhan kulit. Setelah menggunakan masker, sebaiknya langsung kunci manfaatnya dengan pelembap tanpa menambahkan serum atau treatment lain.
Baca Juga: 6 tanda Skincare Tidak Cocok dan Cara Mengatasi
Jika Anda atau keluarga Anda mengalami efek samping pada wajah setelah menggunakan skincare, segera kunjungi Ciputra Hospital. Dapatkan kemudahan untuk konsultasi dan membuat janji dengan dokter pilihan Anda.
Cek informasi lengkap mengenai layanan Ciputra Hospital, mulai dari rawat jalan hingga Medical Check Up (MCU), hanya di situs resmi atau kunjungi langsung fasilitas terdekat sekarang juga.
Catatan: Informasi di sini bersifat edukatif dan bukan pengganti konsultasi langsung dengan dokter spesialis kulit. Jika Anda mengalami keluhan kulit khusus, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.




